- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
UMKM Tuana Tuha dan Indomaret: Sinergi untuk Kemajuan Produk Lokal

Keterangan Gambar : Foto: Kepala Desa Tuana Tuha, Kutai Kartanegara, Tommy.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Para Pelaku UMKM di Desa Tuana Tuha terus berupaya meningkatkan kualitas dan ketersediaan produknya di pasar. Saat ini mereka tengah menargetkan pasar ritel dengan produk andalan mereka, Gulaku, dalam kemasan sachet yang inovatif.
Kepala Desa Tuana Tuha, Tommy menyatakan bahwa produk Gulaku telah mendapatkan sertifikasi halal dan telah bekerja sama dengan beberapa hotel di Balikpapan.
Saat ini, UMKM tersebut sedang dalam proses negosiasi dengan Indomaret. "Kami sudah memikirkan ke arah sana. Kita sudah komunikasi dengan Indomaret, sudah jadi, masih menunggu penawaran," ungkap Tommy, Kamis (4/4/2024).
Baca Lainnya :
- Kerjasama Desa Muara Muntai Ilir dan Ponggok, Upaya Bersama Menuju Desa yang Lebih Baik0
- Muara Muntai Ilir: Desa Mandiri yang Berdayakan Nelayan0
- Sinergi Kecamatan dan UMKM Tenggarong Seberang dalam Menghadapi Tantangan Pasar Modern0
- Bahas RKPD 2025, Pemkab Kukar Gelar Musrenbang 0
- Pemekaran Kecamatan Tenggarong Seberang: Langkah Strategis untuk Pelayanan Prima0
Produk Gulaku yang sebelumnya tersedia dalam kemasan 250 gram, kini akan hadir dalam kemasan sachet yang lebih kecil. "Misalnya sekarang 250 gram kita desain yang kecil seperti stik," kata Tommy.
Menurut dia, Indomaret, yang dikenal dengan jaringan distribusinya yang luas, diharapkan dapat membantu UMKM Tuana Tuha dalam memperluas jangkauan produknya.
Ia berharap kerja sama ini tidak hanya akan meningkatkan penjualan produk Gulaku, tetapi juga akan memberikan inovasi bagi pelaku UMKM.
"Indomaret itu nggak mau misalkan cuman di Tenggarong atau fokusnya di Samarinda. Indomaret maunya se-Kaltim. Kita juga sudah komunikasi dengan pihak manajemen Indomaret melalui salesnya, mudah-mudahan habis lebaran ini kita bisa survive," jelas Tommy.
Dengan rencana yang matang dan koordinasi yang telah mencapai tahap proposal, Tommy optimis bahwa kerja sama ini akan segera terlaksana dengan baik.
"Semoga niat kami untuk memajukan produk lokal bisa berjalan sesuai rencana," tutupnya. (Adv)










.jpg)
