- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Muara Muntai Ilir: Desa Mandiri yang Berdayakan Nelayan

Keterangan Gambar : Foto: Kades Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai Kukar telah menetapkan standar baru dalam pemberdayaan nelayan melalui program ekonomi kerakyatan.
Kades Arifadin Nur menyatakan bahwa program ini telah berjalan selama hampir dua tahun dan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan.
"Program ini telah membantu nelayan dengan menyediakan bantuan bibit dan keramba, dan kami berharap untuk melanjutkan bantuan ini dengan menambah bibit dan pakan," kata Arifadin, Kamis (4/4/2024).
Baca Lainnya :
- Sinergi Kecamatan dan UMKM Tenggarong Seberang dalam Menghadapi Tantangan Pasar Modern0
- Bahas RKPD 2025, Pemkab Kukar Gelar Musrenbang 0
- Pemekaran Kecamatan Tenggarong Seberang: Langkah Strategis untuk Pelayanan Prima0
- Tenggarong Seberang Perkuat Program Pencegahan Stunting0
- Pasar Tangga Arung Tenggarong, Pusat Ekonomi Baru di Kukar0
Menurut dia, program ini telah berhasil mendukung sandang pangan dan memperkuat program Dana Desa yang telah menjadi program pusat.
Sebanyak 40 kotak keramba yang berisi bibit ikan mas dan nila telah didistribusikan kepada masyarakat.
Dengan adanya bantuan ini, nelayan diharapkan dapat lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan dari luar.
"Kami berharap dengan status desa mandiri, masyarakat dapat meningkatkan penghasilan tanpa harus bergantung pada bantuan," tutur Arifadin. (Adv)










.jpg)
