TPA Silkar Dinilai Paling Ideal Hadapi Ledakan Sampah Penyangga IKN

By Redaksi 05 Jun 2025, 16:09:11 WIB DPRD PPU
TPA Silkar Dinilai Paling Ideal Hadapi Ledakan Sampah Penyangga IKN

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar. (*)


ANALOGNEWS.id, PPU - Kekhawatiran terhadap kapasitas pengelolaan sampah di Penajam Paser Utara (PPU) terus mencuat seiring semakin dekatnya pergerakan penduduk menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Salah satu isu krusial yang disoroti adalah keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dianggap belum memadai untuk melayani beban populasi PPU yang terus bertambah.

Baca Lainnya :

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar, menyuarakan pandangan strategis soal opsi pengembangan TPA baru. Menurutnya, lokasi di wilayah Silkar semestinya kembali dipertimbangkan sebagai titik utama pengembangan sistem pengelolaan sampah jangka panjang.

“Dulu tahun 2007 ya kalau enggak salah. Itu saya sempat ngelihat mau bangun TPA di lokasi Silkar. Itu sangat memungkinkan, sangat bagus. Karena berupa jurang,” ungkap Adjie dalam keterangannya.

Menurutnya, karakter topografi Silkar yang berupa cekungan alam atau jurang terbuka sangat potensial untuk diubah menjadi zona TPA dengan pendekatan teknologi sederhana tapi efektif.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan sistem open dumping yang dikombinasikan dengan teknologi Pipe Vertical Drain (PVD) bisa menjadi solusi dalam menangani risiko pencemaran air tanah.

“Sampai saya katakan, kalau bisa di Silkar. Kalau di Silkar itu sangat bagus karena jurang open dumping dan itu bisa ditaruh dengan adanya namanya PVD, Pipe Vertical Drain,” lanjut Adjie.

Lebih jauh ia memaparkan bahwa sistem PVD mampu mengalirkan air lindi—zat beracun yang muncul akibat pembusukan sampah—langsung ke saluran pembuangan tanpa mencemari lapisan tanah. Hal ini penting dalam konteks keberlanjutan lingkungan, apalagi PPU akan menjadi kawasan penyangga utama bagi ibu kota negara yang baru.

“Sehingga ketika terjadinya hujan, sampah-sampah itu kena hujan, otomatis yang namanya racun itu masuk jangan sampai ke tanah tetapi diusahakan jatuhnya ke pipa. Pipa itu ditanam ke dalam. Jadi yang sangat dalam,”jelasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.