- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tolak Rencana Penutupan SUPM Bone, IKA Gelar Rapat Akbar

Keterangan Gambar : Suasana rapat Akbar yang digelar di Aula SUPM Bone
ANALOGNEWS.ID - Ikatan Kekerabatan Alumni Sekolah Pertanian Pembangunan/Sekolah Usaha Perikanan Menengah (IKA SPP/SUPM) Negeri Bone menjadi fasilitator rapat akbar tolak penutupan kampus SPP / SUPM di Aula Kampus SUPM, Jalan Sungai Musi, Km 8 Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang timur, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi selatan, Sabtu (5/2/2022).
Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRDSM KP) Kementrian Kelautan dan Perikanan Kuadiantoro, Anggota Komisi IV DPR RI Akmal Pasluddin, Anggota DPRD Provinsi Sul-Sel Andi Irwandi Natsir yang juga alumni, serta Alumni SPP/SUPM Negeri Bone.
Sebelumnya pada tanggal 14 Januari 2022 lalu, Alumni SUPM Bone melakukan aksi penolakan penutupan di kampus SUPM Bone yang dikoordinir oleh Andi Irwandi Natsir, selaku alumni dan Ketua IKA Takdir Alam Fajar ketua.
Baca Lainnya :
- IMTII Zona Kalimantan Sukses Gelar Konferensi ke-VI 0
- Ini yang Harus Dimiliki Calon Kepala Otorita IKN Nusantara Menurut Ketua TWAP Samarinda 0
- Virus Corona Kembali Melonjak, Kapasitas PTM Dikurangi. Berikut Aturannya0
- Target Pemindahan IKN Rampung di 2024, ASN Mulai Dipindah Secara Tertahap0
- Pesawat Susi Air Diusir Satpol PP, Pengamat Sebut Memindahkan Pesawat Butuh Penanganan Khusus0
Sebagai informasi, pemerintah pusat berencana memberhentikan operasional atau menutup SPP/SUPM Negeri Bone.
Rencana tersebut menjadi keresahan bagi para alumni, khususnya di IKA SUPM Bone. Karena dinilai keberadaan institusi ini memiliki andil yang cukup besar dalam mencetak generasi penggerak pembangunan perikanan kelautan khususnya di Kabupaten Bone.
Dalam kesempatan itu, Kusdiantoro menyampaikan bahwa SPP/SUPM Bone bukan dihilangkan/ditutup tapi ditingkatkan menjadi Politeknik KP Bone. Sehingga, kata dia sekolah ini akan menjadi kampus vokasi yang terbesar di Asia Timur.
"Jadi awalnya tetap SUPM yang berubah menjadi Politeknik. Ini tidak terjadi di Bone saja, tapi semua SUPM yang ada di Indonesia,” jelas Kusdiantoro.
Namun para alumni menolak hal tersebut, para alumni bersikukuh agar SPP/SUPM Bone tetap eksis dan berharap bisa menerima siswa baru kembali.
Dr. H Andi Akmal S.P M.M, mencoba mencari jalan tengah polemik tersebut.
“Tentunya kami meminta kembali di pusat, apa masih ada celah atau peluang untuk mempertahankan SUPM ini?” Ujar Akmal.
A. Irwandi natsir selaku alumni menyampaikan bahwa sekolah ini adalah kebanggan orang Bone.
“Jangan pernah menggangu yang menjadi kebanggaan kami dan SPP/SUPM adalah bagian dari kebanggaan orang Bone, jika perlu kami akan melawan sampai titik penghabisan,” tegas A. Irwandi Natsir.
Senada dengan hal itu, ketua IKA SPP/SUPM Bone Takdir Alam Fajar berharap SUPM ini jangan sampai ditutup.
“Kami akan tetap kawal agar aspirasi kita diterima,” ujar Taqdir.
Beberapa alumni juga menyampaikan yang diwakili A. Lukman Daris dan Ibnu Hajar
Salah satu alumni, Lukman Daris dalam kesempatan bicaranya berharap Supm ini tidak ditutup.
“Kami tidak menginginkan yang lain. Kami hanya mempertahankan SUPM, kita ambil jalan tengah, bagaimanapun caranya, kalau bisa Poltek maju, SUPM juga maju,” ucap Lukman Daris.
Andi Akmal kembali menenangkan forum rapat.
“Aspirasi para alumni hari ini akan kami bawa kami ke pusat dan semoga ada celah atau peluang untuk mempertahankan SUPM Negeri Bone,” katanya.
Rapat Akbar tersebut menghasilkan tiga kesepakatan.
1. Hal ini akan ditindak lanjuti di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).
2. Akan ditangani DPRD provinsi
3. Atau akan diserahkan ke yayasan. (*/Redaksi)










.jpg)
