- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tanah Longsor, Akses Jalan Provinsi Penghubung Sinjai-Gowa Sulsel Terputus

Keterangan Gambar : Tanah longsor tutup Jalan Provinsi menuju Kabupaten Gowa (Arsip BPBD Sulsel)
ANALOGNEWS.id - Tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Sinjai Barat, KAbupaten Sinjai, Sulawesi Selatan memutus akses jalan menuju Kabupaten Gowa.
Tanah longsor terjadi akbiat hujan deras yang mengguyur daerah ini dan beberapa daerah lain di Sul-Sel. "Iya terjadi longsor di Lingkungan Hulo, Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, akibat hujan deras sejak minggu dini hari tadi," kata Kasi Kedaruratan BPBD Sulsel, Andi Wahid mengutip CNNIndonesia.com, Minggu (8/5/2022).
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung lama, jelas Wahid, menyebabkan tanah pada lereng menjadi labil sehingga mengakibatkan longsor dan membawa material berupa pohon, tanah dan batu.
Baca Lainnya :
- Harga Bitcoin Anjlok, Dikhawatirkan Terjun ke USD 32 Ribu0
- Masuk Rekor Dunia, Postingan Facebok ini Mendapat 18 Juta Lebih Komentar 0
- Tender Gorden DPR Dimenangkan Penawar Tertinggi Rp43,5 Miliar, Pimpinan DPR : Kami Tidak Ikut-Ikut0
- Solar Edges Nuclear, Sumber Listrik Untuk Pemukiman di Planet Mars0
- Dihantam Rudal Rusia, Senjata Bantuan AS dan Eropa Hancur Lebur 0
"Dampaknya akses jalan provinsi yang menghubungkan Sinjai Barat menuju Malino, Kabupaten Gowa tertutup material longsor sepanjang 20 meter dengan ketebalan 100 hingga 200 cm. Ketinggian titik jatuh material longsor ke jalan sekitar 50 meter sehingga tak dapat dilalui para pengguna jalan," jelasnya.
Selain itu, material longsor juga menimpa sawah dan kebun milik warga seluas 30 meter persegi dan tali baja tiang listrik beton juga putus.
"Namun dalam kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
Sementara ini, petugas gabungan mengupayakan untuk membersihkan jalan dari material longsor menggunakan alat berat dan akses jalan segera dibuka kembali.
"Kondisi sekarang masih gerimis dan akses jalan sementara dalam penanganan dengan menggunakan alat berat," katanya.
Sementara, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) telah memerintahkan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan lebih lanjut agar akses jalan provinsi itu bisa dilalui pengendara.
Alat berat telah dikerahkan untuk menyingkirkan material longsoran yang menutupi badan jalan yang berada tepat di Lingkungan Lurayya, Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat.
“Insya Allah saya sudah kerahkan alat berat untuk datang menyingkirkan material longsoran, semoga akses jalan tersebut segera pulih kembali dan bisa dilalui oleh warga,” ungkapnya.
Dengan kejadian ini, Bupati ASA mengimbau masyarakat maupun pengendara untuk tetap berhati-hati ketika melintas di daerah rawan bencana tanah longsor mengingat curah hujan di Kabupaten Sinjai mulai meningkat akhir-akhir ini.
“Tetap waspada jangan lengah, karena curah hujan sudah mulai meningkat. Jika terjadi hal serupa jangan ragu untuk melaporkan ke instansi terkait seperti BPBD dan Diskominfo untuk diteruskan ke masyarakat,” jelasnya.










.jpg)
