- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dihantam Rudal Rusia, Senjata Bantuan AS dan Eropa Hancur Lebur

Keterangan Gambar : Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara
ANALOGNEWS.id - Rudal Rusia menghantam area Stasiun Kereta Api Bogodukhov di wilayah Kharki dan menghancurkan sebagian besar peralatan militer yang diterima dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
“Akibat serangan itu, hingga 280 nasionalis tewas, 48 unit senjata dan peralatan militer dinonaktifkan,” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia, Igor Konashenkov, Sabtu (7/5/2022) dilansir dari bisnis.com.
Igor menambahkan bahwa rudal berbasis udara presisi tinggi juga menghantam 5 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, serta gudang amunisi di dekat desa Bakhmut, Republik Rakyat Donetsk.
Baca Lainnya :
- ASN Boleh WFH Setelah Libur Lebaran, Menpan-RB Sebut tak Mengganggu Pelayanan0
- Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 12 Mei Untuk Mengurai Kemacetan Arus Balik0
- AHY Temui Airlangga, Pintu Koalisi Demokrat-Golkar Terbuka0
- Imbas Larangan Ekspor, Petani Sawit di Kaltim Gigit Jari0
- KPK Rilis Harta Bakal Capres 2024, Anies Paling Miskin Sandi Terkaya0
Sementara itu pada malam hari, operasional-taktis dan penerbangan militer menghantam 18 fasilitas militer Ukraina.
"Sebanyak 2 pos komando di distrik Skovorodnikovo di wilayah Kharkiv, 5 area konsentrasi personel dan peralatan militer, 3 depot amunisi dan bahan bakar di area pemukiman Dachnoye di wilayah Odessa," imbuhnya.
Adapun pada malam hari, pasukan rudal dan artileri Rusia menghantam 44 pos komando dan 196 benteng dan peralatan militer Angkatan Ukraina.
Sedangkan sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh 13 kendaraan udara tak berawak.
Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 152 pesawat, 112 helikopter, 762 kendaraan udara tak berawak, 295 sistem rudal anti-pesawat, 2.895 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 333 peluncur roket ganda, 1.364 artileri dan mortir lapangan, dan 2.716 kendaraan militer khusus Ukraina hancur.
Sumber : Bisnis.com










.jpg)
