- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dihantam Rudal Rusia, Senjata Bantuan AS dan Eropa Hancur Lebur

Keterangan Gambar : Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara
ANALOGNEWS.id - Rudal Rusia menghantam area Stasiun Kereta Api Bogodukhov di wilayah Kharki dan menghancurkan sebagian besar peralatan militer yang diterima dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
“Akibat serangan itu, hingga 280 nasionalis tewas, 48 unit senjata dan peralatan militer dinonaktifkan,” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia, Igor Konashenkov, Sabtu (7/5/2022) dilansir dari bisnis.com.
Igor menambahkan bahwa rudal berbasis udara presisi tinggi juga menghantam 5 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, serta gudang amunisi di dekat desa Bakhmut, Republik Rakyat Donetsk.
Baca Lainnya :
- ASN Boleh WFH Setelah Libur Lebaran, Menpan-RB Sebut tak Mengganggu Pelayanan0
- Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 12 Mei Untuk Mengurai Kemacetan Arus Balik0
- AHY Temui Airlangga, Pintu Koalisi Demokrat-Golkar Terbuka0
- Imbas Larangan Ekspor, Petani Sawit di Kaltim Gigit Jari0
- KPK Rilis Harta Bakal Capres 2024, Anies Paling Miskin Sandi Terkaya0
Sementara itu pada malam hari, operasional-taktis dan penerbangan militer menghantam 18 fasilitas militer Ukraina.
"Sebanyak 2 pos komando di distrik Skovorodnikovo di wilayah Kharkiv, 5 area konsentrasi personel dan peralatan militer, 3 depot amunisi dan bahan bakar di area pemukiman Dachnoye di wilayah Odessa," imbuhnya.
Adapun pada malam hari, pasukan rudal dan artileri Rusia menghantam 44 pos komando dan 196 benteng dan peralatan militer Angkatan Ukraina.
Sedangkan sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh 13 kendaraan udara tak berawak.
Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 152 pesawat, 112 helikopter, 762 kendaraan udara tak berawak, 295 sistem rudal anti-pesawat, 2.895 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 333 peluncur roket ganda, 1.364 artileri dan mortir lapangan, dan 2.716 kendaraan militer khusus Ukraina hancur.
Sumber : Bisnis.com










.jpg)
