- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Soal Polemik KNPI Bontang, Ketua BMI Demokrat Sebut Ada Oknum Ingin Pecah Belah Pemuda
Penguris Tak Sejalan Minta Dievaluasi

Keterangan Gambar : Adipt Maraja, Ketua Organisasi Sayap Partai Bintang Muda Indonesia (BMI) Demokrat Bontang. (Dok. Pribadi)
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Ketua Organisasi Sayap (Orsap) Bintang Muda Indonesia (BMI) Demokrat Bontang, Adipt Maraja menyatakan keprihatinannya terhadap dinamika internal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bontang yang baru saja bangkit dari kevakuman selama sembilan tahun.
Adipt mengatakan, harus ada langkah tegas yang perlu diambil terhadap pengurus yang dinilai tidak sejalan, demi menjaga soliditas organisasi.
"KNPI ini baru berjalan enam bulan setelah sembilan tahun vakum. Ibarat mobil yang lama terparkir, pasti ada banyak hal yang harus diperbaiki, dan itulah yang terus dilakukan," ujarnya, Minggu (22/12/2024).
Baca Lainnya :
- Meriahnya Pesta Laut Bontang Kuala: Tarian Jepen hingga Ritual Adat Bebalai Jadi Sorotan0
- Kaltim di Ujung Tahun Silpa Rp6 Triliun, Antara Tantangan dan Harapan0
- Pansus Pokir DPRD Kaltim Gelar Rapat Koordinasi untuk Penyusunan RKPD 20260
- Kritik Baharuddin Muin, Pemprov Kaltim Diminta Responsif Atasi Pengangguran0
- Perda Kawasan Tanpa Rokok, Suara Tegas Andi Satya di Parlemen Kaltim0
Menurut Adipt, KNPI adalah wadah bersama yang dimiliki Organisasi Kepemudaan (OKP), Orsap, dan seluruh potensi pemuda. Tidak ada satu pihak pun yang bisa mengklaim kepemilikan lebih besar atas organisasi ini. Oleh karena itu, ia menilai bahwa semua pengurus, tanpa terkecuali, memiliki tanggung jawab yang sama besar untuk menjaga keberlangsungan organisasi.
Namun, ia juga menyoroti adanya pengurus yang justru tidak mendukung kepemimpinan saat ini dan berpotensi menjadi penghambat. "Para pengurus yang sudah tidak sejalan harus dievaluasi, daripada menjadi benalu dalam organisasi. KNPI punya aturan main sesuai AD/ART, tidak bisa sembarangan meminta ketua untuk mundur," tegasnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa evaluasi harus dilakukan menyeluruh, bukan hanya kepada ketua, sekretaris, dan bendahara, tetapi juga kepada anggota bidang dan jajaran lainnya. "Jika ada yang sudah tidak sejalan dengan pimpinan, langkah tegas harus diambil," ujarnya.
Ketua BMI Demokrat Bontang ini juga mencurigai adanya pihak yang berupaya memecah belah persatuan pemuda yang baru saja terjalin kembali dengan dukungan pemerintah dan wali kota.
"Kami meyakini ada oknum yang ingin melihat pemuda terpecah lagi, padahal pemerintah baru saja mempersatukan semuanya. Tapi kami yakin KNPI akan tetap kuat di bawah kepemimpinan ketua saat ini," tutupna dengan optimisme. (An)










.jpg)
