- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pansus Pokir DPRD Kaltim Gelar Rapat Koordinasi untuk Penyusunan RKPD 2026

Keterangan Gambar : Suasana rapat koordinasi Pansus Pembahas Pokir DPRD Kaltim. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim mengadakan rapat koordinasi dengan BPKAD, BAPPEDA, dan Biro Kesra di Hotel Four Point, Balikpapan, Selasa (3/12/2024).
Rapat ini bertujuan mengevaluasi kamus usulan aspirasi DPRD untuk RKPD 2025 serta menyusun referensi awal usulan untuk RKPD 2026.
Rapat dipimpin Ketua Pansus Pokir Baharuddin Demmu, didampingi Wakil Ketua Pansus Muhammad Samsun, serta dihadiri anggota Pansus lainnya, termasuk H. Baba, Damayanti, Firnadi Ikhsan, Salehuddin, Agus Aras, Sapto Setyo Pramono, Akhmed Reza Fachlevi, dan Baharuddin Muin. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moies, juga turut hadir bersama tim ahli Pansus.
Dalam pembukaan rapat, Baharuddin Demmu menjelaskan bahwa pertemuan ini berfokus pada sinkronisasi jadwal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, evaluasi usulan kegiatan aspirasi untuk RKPD 2025, serta pembahasan jumlah usulan yang lolos dan tidak lolos dalam RKPD tahun sebelumnya.
"Kamus usulan aspirasi ini merupakan daftar pilihan usulan dari masyarakat, lembaga, atau Pokir DPRD yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah. Semua terintegrasi dalam aplikasi SIPD," jelas Demmu, sapaan akrabnya.
Rakor ini turut dihadiri Kepala BAPPEDA Kaltim, Yusliando, beserta Kabid PPED Alfino Rinaldi Arif. Dari BPKAD, hadir Kasubid Anggaran II, Mirwan, dan Staf Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda, Asriwidowati Pradikta. Biro Kesra diwakili oleh staf tata usaha, Gilang.
Hasil dari rapat ini diharapkan menjadi panduan bagi DPRD dan pemerintah daerah dalam menyusun RKPD yang lebih terarah, berfokus pada kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan visi pembangunan Kaltim ke depan. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
