- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pansus Pokir DPRD Kaltim Gelar Rapat Koordinasi untuk Penyusunan RKPD 2026

Keterangan Gambar : Suasana rapat koordinasi Pansus Pembahas Pokir DPRD Kaltim. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim mengadakan rapat koordinasi dengan BPKAD, BAPPEDA, dan Biro Kesra di Hotel Four Point, Balikpapan, Selasa (3/12/2024).
Rapat ini bertujuan mengevaluasi kamus usulan aspirasi DPRD untuk RKPD 2025 serta menyusun referensi awal usulan untuk RKPD 2026.
Rapat dipimpin Ketua Pansus Pokir Baharuddin Demmu, didampingi Wakil Ketua Pansus Muhammad Samsun, serta dihadiri anggota Pansus lainnya, termasuk H. Baba, Damayanti, Firnadi Ikhsan, Salehuddin, Agus Aras, Sapto Setyo Pramono, Akhmed Reza Fachlevi, dan Baharuddin Muin. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moies, juga turut hadir bersama tim ahli Pansus.
Dalam pembukaan rapat, Baharuddin Demmu menjelaskan bahwa pertemuan ini berfokus pada sinkronisasi jadwal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, evaluasi usulan kegiatan aspirasi untuk RKPD 2025, serta pembahasan jumlah usulan yang lolos dan tidak lolos dalam RKPD tahun sebelumnya.
"Kamus usulan aspirasi ini merupakan daftar pilihan usulan dari masyarakat, lembaga, atau Pokir DPRD yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah. Semua terintegrasi dalam aplikasi SIPD," jelas Demmu, sapaan akrabnya.
Rakor ini turut dihadiri Kepala BAPPEDA Kaltim, Yusliando, beserta Kabid PPED Alfino Rinaldi Arif. Dari BPKAD, hadir Kasubid Anggaran II, Mirwan, dan Staf Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda, Asriwidowati Pradikta. Biro Kesra diwakili oleh staf tata usaha, Gilang.
Hasil dari rapat ini diharapkan menjadi panduan bagi DPRD dan pemerintah daerah dalam menyusun RKPD yang lebih terarah, berfokus pada kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan visi pembangunan Kaltim ke depan. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
