- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Sarkowi Ingatkan Mahasiswa Harus Mengambil Peran dalam Pembangunan IKN Nusantara

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sarkowi V Zahry mengingatkan mahasiswa untuk perlu mengambil peran dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Hal ini disampaikannya tatkala menghadiri diskusi publik bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat (Korkom) Universitas Mulawarman (Unmul) di Aula Perpustakaan Unmul, Sabtu (18/3/2023).
"Proses pembangunan IKN harus menjadi perhatian khusus pemerintah apalagi dalam memenuhi segala kebutuhan masyarakat saat hadirnya penduduk dari luar daerah," ungkap Sarkowi.
Baca Lainnya :
- Hadirnya IKN di Kaltim Diperkirakan Mempengaruhi Pendapatan Daerah0
- Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo Dorong Pemprov Bentuk Satgas Pengembangan SDM Lokal0
- Aparat Penegak Hukum Diminta Tegas Menindak Penambangan Batu Bara Ilegal0
- Komoditas Kelapa Sawit Kaltim Diprediksi Bisa Bersaing di Pasar Internasional0
- Masyarakat Diimbau Pahami Ketentuan Sebelum Daftar Beasiswa Kalimantan Timur 0
Kehidupan sosial IKN Nusantara diharapkan mampu melakukan interaksi secara maksimal agar tidak terjadinya gesekan yang dapat mengakibatkan perpecahan di tengah kelompok masyarakat.
"Pemerintah harus bisa berikan pandangan kepada masyarakat mengenai interaksi sosial asosiatif yang merupakan bentuk proses interaksi sosial yang positif, bukan disosiatif yang merupakan interaksi sosial mengarah ke bentuk perpecahan atau merenggangkan solidaritas," jelasnya.
Meski begitu, Sarkowi mendukung dan memberikan apresiasi atas agenda diskusi publik tersebut. Sebab menurutnya hal itu merupakan bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap Provinsi Kaltim sendiri melalui akademik.
"Menumbuhkan kepercayaan warga Kaltim dengan melibatkan mereka dari segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan kepala otorita IKN," ucap Sarkowi.
Lanjut, kata dia, kehadiran IKN akan membangun kemajuan ekonomi masyarakat. Paling tidak, wilayah di sekitar IKN tidak mengalami ketertinggalan pembangunan. (Ar/An/Adv)










.jpg)
