Sampah Membayangi Tanjung Jumlai

By Redaksi 02 Jul 2025, 14:50:56 WIB DPRD PPU
Sampah Membayangi Tanjung Jumlai

Keterangan Gambar : Pantai Tanjung Jumlai. (*)


ANALOGNEWS.id, PPU- Langit biru dan desir ombak Pantai Tanjung Jumlai tak selalu seindah gambar promosi wisata. Di sela riak air yang menepi, botol plastik, kantong kresek, dan sisa makanan kerap teronggok di pasir. Pemandangan itulah yang membuat Jamaluddin, Sekretaris Komisi II DPRD Penajam Paser Utara, gelisah.

Sudah berkali-kali ia bersama warga setempat membersihkan pesisir pantai yang terletak di Kelurahan Salo Loang itu. Namun upaya itu kerap buyar seketika setelah keramaian pengunjung datang.

“Pantainya bersih hanya di awal. Begitu ramai, semua berubah. Sampah-sampah ditinggal begitu saja, padahal tempat sampah sudah tersedia,” ujar Jamaluddin ketika ditemui awal pekan ini.

Baca Lainnya :

Tanjung Jumlai sebetulnya menyimpan potensi wisata yang tak sedikit. Hamparan pasirnya yang luas dan ombak yang bersahabat membuat kawasan ini kerap menjadi tujuan liburan warga Penajam dan sekitarnya. Namun kebiasaan membuang sampah sembarangan perlahan mencoreng citra pantai.

Menurut Jamaluddin, rendahnya kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan membuat kerja bakti warga dan petugas kebersihan seakan tak pernah selesai. Setiap pekan, halaman pesisir harus dibersihkan ulang.

“Kalau dibiarkan, lama-lama sampah ini bisa mencemari laut dan merusak ekosistem,” kata dia.

Jamaluddin mendorong Dinas Lingkungan Hidup Penajam Paser Utara untuk lebih aktif mengedukasi pengunjung, tak hanya dengan spanduk peringatan, tetapi juga dengan pendekatan persuasif di lapangan. Menurut dia, kebiasaan buruk ini tak bisa hanya diatasi dengan aturan, melainkan perubahan perilaku yang ditumbuhkan secara konsisten.

“Kalau hanya imbauan sekali-dua kali, hasilnya tak akan banyak. Edukasi harus terus dilakukan, agar orang merasa malu kalau buang sampah sembarangan,” ucapnya.

Ia berharap, seiring promosi wisata daerah, pemerintah juga serius memikirkan cara membuat Tanjung Jumlai tetap bersih dan nyaman. Sebab bagi Jamaluddin, pantai bukan sekadar tempat berlibur. Ia juga cermin bagaimana sebuah daerah menjaga lingkungan yang menjadi rumah bersama. (Adv)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.