- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Realisasi Investasi Bontang Capai Rp821,53 Miliar di Triwulan III 2025

Keterangan Gambar : Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Realisasi investasi di Kota Bontang pada Triwulan III Tahun 2025 tercatat mencapai Rp821,53 miliar atau 75,85 persen dari target tahunan sebesar Rp2,5 triliun. Capaian ini menunjukkan tren positif meski masih terpusat di satu wilayah.
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menunjukkan, investasi terbesar masih terserap di Kecamatan Bontang Utara dengan nilai Rp785,97 miliar atau 95,67 persen dari total realisasi triwulan ini. Sementara itu, Bontang Selatan mencatat Rp35,23 miliar (4,28 persen), dan Bontang Barathanya Rp337,7 juta atau 0,04 persen.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur, menjelaskan bahwa dominasi Bontang Utara tak lepas dari keberadaan kawasan industri besar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi kota.
Baca Lainnya :
- Permudah Akses Warga, DPMPTSP Bontang Sediakan Dua Lokasi Layanan Perizinan Kantor Utama dan MPP0
- DPMPTSP Bontang Luncurkan Chatbot TERA: Inovasi Digital untuk Layanan Perizinan Cepat dan Responsif0
- Kinerja Investasi Bontang Melesat di Triwulan II 2025, PMDN Tembus Rp510 Miliar0
- IMB Resmi Diganti PBG, DPMPTSP Sebut Kini Pengajuan Izin Bangunan Melalui OSS0
- DPMPTSP Bontang Hadirkan Videotron di Tiga Titik, Wujudkan Layanan Informasi Digital0
“Struktur ekonomi kita saat ini masih bertumpu pada sektor industri besar yang terletak di Bontang Utara. Pemerataan butuh pengembangan kawasan usaha di wilayah lainnya,” ujarnya.
Dari sisi sumber dana, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp789,1 miliaratau 96,05 persen. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp32,43 miliar atau 3,95 persen.
Selama periode laporan, terdapat 206 pelaku usaha non-UMK yang melaksanakan 330 proyek investasi, dengan serapan tenaga kerja mencapai 307 tenaga kerja lokal dan 10 tenaga kerja asing.
Sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi menjadi pendorong utama PMDN dengan kontribusi 93,20 persen. Sementara pada PMA, sektor terbesar berasal dari perumahan dan kawasan industri dengan porsi 68,83 persen.
Aspianur menegaskan, pemerintah daerah akan fokus meningkatkan kemudahan berusaha serta mendorong pemerataan investasi di seluruh wilayah.
“Tujuan kita bukan hanya memenuhi target, tapi memastikan pertumbuhan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat Bontang,” pungkasnya. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
