- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Prisma Permudah Layanan Publik Bontang: Antrian Online hingga Statistik Pengunjung

Keterangan Gambar : Fauzi Achmad, staf Sekretariat Umum dan Kepegawaian DPMPTSP Bontang.
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Layanan publik di Kota Bontang kini semakin praktis dengan hadirnya Prisma, aplikasi digital yang mengintegrasikan tiga fungsi utama sekaligus: antrian online, informasi layanan gerai, serta laporan statistik pengunjung.
Seluruhnya dapat diakses dalam satu platform terpadu, memudahkan masyarakat dan meningkatkan efisiensi kerja petugas.
Prisma merupakan singkatan Pelaporan dan Statistik Mal Pelayanan Publik yang dikembangkan oleh Fauzi Achmad, staf Sekretariat Umum dan Kepegawaian DPMPTSP Bontang.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Kota Bontang Hadirkan Layanan Terpadu Berbasis Digital di MPP Tamrin0
- Instagram MPP Bontang Hidup Lagi, Kunjungan Melejit hingga 25 Ribu Kali Berkat Sentuhan Kreatif Huma0
- Dorong Kemitraan Industri Besar dan UMKM Lewat Koperasi Merah Putih, DPMPTSP Luncurkan SIKUMBANG0
- NIB Bukan Izin Usaha, DPMPTSP Bontang Minta Pelaku Usaha Pahami Fungsi Dasarnya0
- Perkuat Pemahaman Pelaku Usaha, DPMPTSP Bontang Dorong Penerapan Izin Berbasis Risiko0
Aplikasi ini lahir untuk mengakhiri sistem pencatatan manual yang selama ini diberlakukan di MPP Bontang, yang berlokasi di Gedung Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).
“Prisma kami buat supaya proses pencatatan, antrian, dan laporan bisa otomatis dan real-time. Jadi tidak perlu lagi mendata secara manual,” ujar Fauzi, beberapa waktu lalu.
Sebelum Prisma diterapkan, data pengunjung dikumpulkan dengan menanyakan langsung ke petugas setiap gerai atau melalui pesan singkat. Cara tersebut kerap menimbulkan ketidaktepatan karena tidak ada standar pencatatan yang seragam.
Melalui Prisma, pengunjung dapat memilih gerai tujuan dan memperoleh nomor antrian secara digital. Setiap dinas memiliki sistem antrian masing-masing yang terhubung langsung dengan petugas di gerai, sehingga potensi antrean panjang dapat ditekan.
Fitur informasi layanan juga memungkinkan masyarakat mengetahui jenis pelayanan dan persyaratan dokumen sebelum datang ke lokasi. Sementara fitur statistik dan pelaporan membantu DPMPTSP memantau jumlah pengunjung secara harian maupun bulanan secara otomatis.
“Bukan cuma antrian, tapi juga statistik dan informasi yang bisa dipantau langsung,” jelas Fauzi.
Seluruh gerai di MPP telah disosialisasikan mengenai penggunaan Prisma. Saat ini, proses akhir difokuskan pada penyediaan perangkat dan jaringan internet yang tengah dikoordinasikan bersama Diskominfo Kota Bontang.
“Petugas siap, tinggal tunggu jaringan dan perangkatnya rampung,” pungkasnya. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
