Penanganan Stunting di Kaltim Butuh Sinergi dan Kesadaran Masyarakat

By Redaksi 19 Jun 2025, 17:57:16 WIB DPRD Kaltim
Penanganan Stunting di Kaltim Butuh Sinergi dan Kesadaran Masyarakat

Keterangan Gambar : Damayanti Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Humas DPRD Kaltim)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Stunting masih menjadi isu penting di Kalimantan Timur yang memerlukan penanganan komprehensif. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menegaskan bahwa upaya penanganan harus melibatkan intervensi gizi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan layanan kesehatan dasar.

Damayanti menekankan peran aktif orang tua dalam rutin membawa anak ke posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang dan intervensi dini. 

“Pemeriksaan rutin di posyandu bukan hanya soal pemberian makanan tambahan, tetapi juga memastikan kesehatan anak secara berkala,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Politisi PKB ini juga menyatakan bahwa DPRD Kaltim akan terus mengawal kebijakan dan pengalokasian anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak guna menekan angka stunting yang meski menurun, masih menjadi tantangan.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Kaltim diharapkan dapat mencapai target penurunan stunting hingga 14 persen pada 2025, demi terciptanya generasi lebih sehat dan berkualitas. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.