- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Forkom P4GN Kaltim Perkuat Sinergi Lawan Peredaran Narkoba

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis ketika hadir dalam rapat Forkom Terpadu P4GN dan PN di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menghadiri rapat Forum Komunikasi Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (17/6/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari aparat keamanan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat. Pertemuan membahas tantangan pengendalian narkoba yang semakin kompleks di wilayah Kaltim, dengan akses darat, laut, dan udara yang luas.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh dan sinergi antarlembaga untuk menangkal peredaran narkotika.
Baca Lainnya :
- Pansus RPJMD Kaltim Prioritaskan Pendidikan dan Peningkatan PAD0
- DPRD Kaltim Soroti Longsor Pendingin, Desak Evaluasi Tambang0
- DPRD Kaltim Soroti Penurunan UHC dan Layanan BPJS0
- DPRD Kaltim Desak Tindak Lanjut Janji Wapres di Muara Kate0
- DPRD Kaltim Gelar Bimtek Penguatan Kemitraan dengan Eksekutif0
“Pengawasan di semua jalur harus diperkuat dan tidak bisa dilakukan secara parsial. Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu pihak,” ujarnya.
Ananda juga menyatakan dukungan DPRD terhadap program pencegahan dan rehabilitasi, khususnya Program Desa Bersinar yang digagas BNN. Ia mendorong optimalisasi anggaran melalui APBD untuk memperkuat program ini.
Gubernur Rudy Mas’ud mengapresiasi komitmen DPRD dan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna menanggulangi penyalahgunaan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda.
Rapat Forum Komunikasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi seluruh pihak dalam pemberantasan narkoba di Kaltim agar memberikan hasil nyata bagi masyarakat. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
