Momentum Hari Guru Nasional, Ananda Emira Moies Dorong Kesejahteraan Guru di Kaltim

By Redaksi 25 Nov 2024, 12:58:24 WIB DPRD Kaltim
Momentum Hari Guru Nasional, Ananda Emira Moies Dorong Kesejahteraan Guru di Kaltim

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada Senin (25/11/2024) mengundang perhatian serius Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis. Ia menilai guru sebagai pilar penting dalam membentuk generasi penerus bangsa, yang perannya sering kali terabaikan.  

“Dorongan motivasi dan ilmu yang diberikan guru telah memberikan banyak pemahaman di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.  

Ananda menegaskan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup guru. Tidak hanya tambahan insentif finansial, ia juga mendorong pengembangan profesi dan pengakuan publik atas kontribusi para pendidik. 

Baca Lainnya :

Menurutnya, keberhasilan pendidikan di Kaltim bukan sekadar hasil dari kecerdasan siswa, tetapi juga bergantung pada dukungan maksimal untuk tenaga pengajar.  

Dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim, Ananda melihat peluang untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam sistem pendidikan. Ia berharap pengembangan fasilitas pendidikan, pelatihan guru, dan kurikulum yang relevan dapat diprioritaskan guna menghadapi tantangan masa depan.  

“Peningkatan pendidikan dapat dilakukan melalui peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan guru yang lebih baik, dan pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal,” katanya.  

Ananda juga menyoroti kesenjangan antara pendidikan di kota dan desa, yang menurutnya menjadi masalah mendesak untuk diatasi. Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan agar semua anak, termasuk dari keluarga kurang mampu, mendapatkan hak pendidikan yang setara.  

“Jangan ada lagi membeda-bedakan hak dalam mendapatkan akses pendidikan yang layak di Kaltim. Baik fasilitas pendidikan maupun tenaga pengajar di kota dan desa harus setara,” tegasnya.  

Selain itu, Ananda menggarisbawahi perlunya insentif lebih besar untuk guru yang mengabdi di wilayah terpencil. Ia yakin langkah ini dapat meningkatkan motivasi mereka dalam mendidik anak-anak di daerah pedalaman yang memiliki akses pendidikan terbatas.  

“Pemerataan guru diperlukan. Mereka yang mengajar di daerah pedalaman dan terpencil perlu mendapatkan insentif lebih besar,” tambahnya.  

Di akhir pernyataannya, Ananda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Kaltim. Ia berharap kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mampu mendorong kemajuan pendidikan yang lebih merata dan inklusif.  

“Selamat Hari Guru Nasional. Semoga dengan upaya bersama, Kaltim dapat terus maju melalui peningkatan kualitas para guru,” tutupnya.  

Peringatan Hari Guru Nasional kali ini menjadi pengingat bahwa memperjuangkan pendidikan berkualitas di Kaltim bukan hanya tugas guru semata, tetapi juga tanggung jawab kolektif semua pihak. (Fai/Adv/DPRDKaltim)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.