- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Longsor di Area Terowongan Samarinda, Andriansyah Minta Warga Tak Khawatir

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah. (Foto : ARD)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Samarinda pada (12/05/2025) telah mengakibatkan bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di wilayah Kota Tepian.
Salah satu lokasi terdampak adalah area lereng inlet terowongan Samarinda yang berlokasi di Jalan Sultan Alimuddin. Pada lokasi tersebut, terjadi pergerakan lereng di area sisi kanan portal terowongan.
Meskipun peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kota Samarinda, Anggota Komisi III DPRD Samarinda Andriansyah, memberikan pernyataan yang menenangkan.
Baca Lainnya :
- Viktor Yuan Harap Disporapar Samarinda Pisah Jadi 2 OPD0
- Pembinaan Angkot di Samarinda Dipertanyakan, DPRD Menilai Pemkot Kurang Maksimal0
- Iswandi Minta Pengawasan BUMD Dapat Dilakukan Secara Transparan dan Berbasis Data0
- Deni Hakim Sebut Revitalisasi Pasar Pagi Harus Prioritaskan Keamanan0
- Longsornya Terowongan Samarinda, Deni Hakim Beri Komentar0
Dirinya mengatakan bahwa struktur lereng saat ini masih belum menjadi struktur yang permanen. Masih bersifat sementara.
“Itu memang untuk sementara, belum permanen ya. Sifatnya itu penahan sementara gitu, supaya orang bisa beroperasional bekerja menyelesaikan terowongan," jelasnya.
“Nanti kalau terowongan itu sudah jadi, baru dibuat yang permanennnya,” tambahnya.
Lebih lanjut kata dia, Wali Kota Samarinda telah menyampaikan bahwa struktur lereng di bagian inlet terowongan dijamin kuat. Pembangunan terowongan memang telah dilakukan kajian teknis yang rinci. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan peristiwa tersebut.
“Jadi tidak perlu ada rasa khawatir juga di masyarakat. Jangan khawatir, karena itu memang untuk menahan dulu longsoran tanah selama beraktifitas,” tukasnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
