- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pembinaan Angkot di Samarinda Dipertanyakan, DPRD Menilai Pemkot Kurang Maksimal

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan, mempertanyakan kinerja Pemkot Samarinda dalam melakukan pembinaan terhadap angkutan umum yang ada di Kota Tepian saat ini.
Viktor menjelaskan, transportasi umum seperti angkot saat ini sedang “sepi”. Mereka kalah bersaing dengan angkutan online yang menjamur.
“Samarinda ini kan dikenal dengan angkot ya dulu. Nah dengan hadirnya angkutan online, itu terang terang, dia kalah bersaing,” jelas Viktor.
Baca Lainnya :
- Iswandi Minta Pengawasan BUMD Dapat Dilakukan Secara Transparan dan Berbasis Data0
- Deni Hakim Sebut Revitalisasi Pasar Pagi Harus Prioritaskan Keamanan0
- Longsornya Terowongan Samarinda, Deni Hakim Beri Komentar0
- Kasus Kekerasan di Samarinda Melonjak, DPRD Minta Perlindungan Korban Diperkuat0
- Helmi Abdulloh Apresiasi Program Gratispol 0
Dirinya meminta Pemkot Samarinda untuk memberikan perhatian serius terhadap angkutan kota (angkot) dengan memberikan pembinaan agar dapat bertahan dan bersaing dengan layanan transportasi online yang semakin berkembang.
“Oleh karena itu memang kalau ingin menghidupkan angkot ini, perlu intervensi dari pemerintah. Perlu campur tangan dari pemerintah,” terangnya.
Tepatnya kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Viktor Yuan meminta agar ada alokasi dana khusus untuk bisa melakukan pembinaan dari angkutan umum ini.
“Anggota ini sangat membutuhkan dukungan-dukungan dari pemerintah," tukasnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
