- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Lestarikan Budaya, PJ Gubernur Sulbar Apresiasi Pengukuhan Tomakaka Adaq Tuho Ulumanda
Pemprov Sulbar

ANALOG NEWS - Pj Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengucapkan selamat kepada Dr. Muhammad Idris atas pengukuhannnya sebagai Tomakaka Adaq Tuho Ulumanda, dan Tomakaka Baine Lilis Suriani Adaq Tuho Ulumanda, di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, Sabtu 2 Maret
Turut hadir Maradika Mamuju Andi Bau Akram Dai, dan sejumlah tokoh adat, serta pejabat Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene, disaksikan seluruh masyarakat kecamatan Ulumanda.
Acara pengukuhan ditandai dengan pemasangan pin emas dan Salempang Kebesaran, serta penyerahan pataka dan penyerahan cindera mata oleh Pj. Gubernur Sulbar, Prof Zudan kepada Muhammad Idris sebagai Tomakaka ke -19 dan Lilis Suriani Tomaka Baine Adaq Tuho Ulumanda.
Baca Lainnya :
- Pemprov Sullbar Dukung Pembangunan Kantor BKN di Sulbar0
- UPTD BPSMB Gelar Bimtek Percepatan Akreditasi Laboratorium Uji 0
- Optimalkan Pelayanan Publik, Diskominfo- Biro Hukum Susun Revisi Pergub SPBE Pemprov Sulbar0
- PUPR-BPBJ Pemprov Sulbar Bahas Etalase Konstruksi Melalui E-Katalog0
- Toilet Bandara Tampa Padang Mamuju Juara Program Toilet Bersih0
Prof. Zudan memulai sambutannya dengan pesan yang menjadi pemersatu Sulbar,; "Persatuanlah yang diharapkan agar kita kuat dan tenang dalam kebersamaan,". Pesan ini mengandung makna bawa dalam bermasyarakat diperlukan adat sebagai perekat.
"Kenapa bangunan ini bisa berdiri (panggung dan lainnya) karena didalamnya ada pengikat. Pengikat yang namanya adat, yang namanya aturan," ucap Zudan.
Untuk itu, lanjut Zudan, ketika di dalam wilayah memiliki adat yang kuat maka masyarakatnya pun tumbuh kuat, rukun dan damai.
"Adat itu pengikat, adat itu pemersatu agar kita sebagai bangunan tetap kuat, tidak mudah roboh. Maka masyarakat semuanya, termasuk anak muda, teruslah perkuat adat kita agar kita semua bisa maju. Pertahankan kekayaan kita, kerukunan kita semua," pungkasnya.
Hal lain, Sestama BNPP ini mengaku tertarik dengan kekayaan alam di kecamatan Ulumanda, untuk itu Prof Zudan menyarankan agar Ulumanda perlu mendorong terbangunnya sport center, taman wisata baru, ruang pelatihan seni dan budaya. (adv)










.jpg)
