- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Lestarikan Budaya, PJ Gubernur Sulbar Apresiasi Pengukuhan Tomakaka Adaq Tuho Ulumanda
Pemprov Sulbar

ANALOG NEWS - Pj Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengucapkan selamat kepada Dr. Muhammad Idris atas pengukuhannnya sebagai Tomakaka Adaq Tuho Ulumanda, dan Tomakaka Baine Lilis Suriani Adaq Tuho Ulumanda, di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, Sabtu 2 Maret
Turut hadir Maradika Mamuju Andi Bau Akram Dai, dan sejumlah tokoh adat, serta pejabat Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene, disaksikan seluruh masyarakat kecamatan Ulumanda.
Acara pengukuhan ditandai dengan pemasangan pin emas dan Salempang Kebesaran, serta penyerahan pataka dan penyerahan cindera mata oleh Pj. Gubernur Sulbar, Prof Zudan kepada Muhammad Idris sebagai Tomakaka ke -19 dan Lilis Suriani Tomaka Baine Adaq Tuho Ulumanda.
Baca Lainnya :
- Pemprov Sullbar Dukung Pembangunan Kantor BKN di Sulbar0
- UPTD BPSMB Gelar Bimtek Percepatan Akreditasi Laboratorium Uji 0
- Optimalkan Pelayanan Publik, Diskominfo- Biro Hukum Susun Revisi Pergub SPBE Pemprov Sulbar0
- PUPR-BPBJ Pemprov Sulbar Bahas Etalase Konstruksi Melalui E-Katalog0
- Toilet Bandara Tampa Padang Mamuju Juara Program Toilet Bersih0
Prof. Zudan memulai sambutannya dengan pesan yang menjadi pemersatu Sulbar,; "Persatuanlah yang diharapkan agar kita kuat dan tenang dalam kebersamaan,". Pesan ini mengandung makna bawa dalam bermasyarakat diperlukan adat sebagai perekat.
"Kenapa bangunan ini bisa berdiri (panggung dan lainnya) karena didalamnya ada pengikat. Pengikat yang namanya adat, yang namanya aturan," ucap Zudan.
Untuk itu, lanjut Zudan, ketika di dalam wilayah memiliki adat yang kuat maka masyarakatnya pun tumbuh kuat, rukun dan damai.
"Adat itu pengikat, adat itu pemersatu agar kita sebagai bangunan tetap kuat, tidak mudah roboh. Maka masyarakat semuanya, termasuk anak muda, teruslah perkuat adat kita agar kita semua bisa maju. Pertahankan kekayaan kita, kerukunan kita semua," pungkasnya.
Hal lain, Sestama BNPP ini mengaku tertarik dengan kekayaan alam di kecamatan Ulumanda, untuk itu Prof Zudan menyarankan agar Ulumanda perlu mendorong terbangunnya sport center, taman wisata baru, ruang pelatihan seni dan budaya. (adv)










.jpg)
