- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kubar dan Mahulu Bakal Dapat Rumah Sakit dan Sekolah Unggulan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) dipastikan akan mendapat sokongan besar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui pembangunan rumah sakit dan sekolah unggulan. Program ini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang baru disahkan.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyampaikan kabar tersebut usai menerima kunjungan DPRD Kubar. Menurutnya, pembangunan dua fasilitas vital ini membutuhkan proses panjang dengan tahapan yang matang.
“Hal yang paling penting adalah ketersediaan lahan. Kalau lahannya sudah tuntas dan tidak ada masalah, baru bisa masuk ke tahap perencanaan teknis,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Soroti Kewajiban Royalti Musik, Minta UMKM Tak Terbebani0
- DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi PAD di Tengah Tekanan Fiskal0
- DPRD Kaltim Pastikan RS Pemprov Tak Boleh Tolak Pasien IGD0
- DPRD Kaltim Bahas Raperda Pendidikan untuk Perkuat Guru dan Akses Sekolah0
- Open Tournament Catur Gerindra Kaltim 2025 Serap 100 Peserta0
Ekti menjelaskan, penyusunan rencana detail akan dilakukan pada 2026. Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2027 dan rampung pada 2028. Dengan begitu, rumah sakit serta sekolah unggulan tersebut diproyeksikan dapat diresmikan pada 2029.
Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD kabupaten serta sinkronisasi antara RPJMD tingkat kabupaten dan provinsi agar arah pembangunan tidak tumpang tindih. “Kalau RPJMD bupati sejalan dengan RPJMD provinsi, realisasi bisa lebih cepat tercapai,” imbuhnya.
Kehadiran rumah sakit dan sekolah unggulan di Kubar dan Mahulu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memangkas jarak tempuh masyarakat dalam mengakses fasilitas memadai. “Sinergi pemerintah daerah, provinsi, dan DPRD di setiap level sangat menentukan keberhasilan program ini. Dengan begitu, manfaatnya benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Ekti. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
