- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Kebakaran di Bontang Kuala, Korban Ditaksir Merugi Hingga Ratusan Juta
.jpg)
Keterangan Gambar : Kebakaran di Bontang Kuala
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Penyebab kebakaran di Jalan Batu Sahasa 4, RT 6, Bontang Kuala, Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Jumat (24/5/2024) malam belum diketahui.
"Kami belum tahu apa penyebabnya karena simpang siur, informasinya ada yang bilang kompor meladak, ada yang bilang korsleting listrik," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang Amiluddin
Akibat kejadian itu, satu rumah ludes terbakar, sementara dia rumah lainnya ikut ikut tersampak.
Baca Lainnya :
- Koreksi Istilah Makan Siang Gratis, Prabowo: Yang Tepat Makan Bergizi Gratis0
- Dalam RDP DPR, DKPP Sebut Banyak Laporan Pelanggaran Kode Etik Bawaslu di Pemilu 20240
- Angkutan Umum Sepi, Dewan Dorong Pemerintah Lakukan Penataan dan Evaluasi Terminal Bus0
- Ekonom Senior Sebut Banyaknya Hari Libur Ganggu Perekonomian0
- Persoalan Sampah di Kutim Disorot Dewan0
"Alhamdulillah sudah dipadamkan, sekitar dua rumah dampak terbakar, kalau yang satu terbakar habis," ungkap Amiluddin.
Sementara, Yuyun, tetangga korban mengatakan, rumah yang ludes akibat amukan si jago merah itu milik Sarifah, lansia berusia 70 tahun.
Dia bilang, akibat kejadian itu, Sarifa mengalami kerugian besar. Sebab rumah itu baru saja selesai direnovasi.
"Kemarin rumahnya ditinggikan, direnovasi. Sebelumnya ibu haji menjual sembako, setelah renovasi tidak menjual lagi, tapi barangnya sebagian masih ada," sebutnya.
Pemilik rumah, Sarifah ditaksir merugi hingga pukuhan juta rupiah.
"Kalau kerugiannya hampir Rp 50 juta lah kalau ditotal semua kerugian seperti ada tv, kulkas dan barang-barang yang lainnya. Sementara apakah ada uang disimpan saya belum tau, karna ibu haji tidak diselamatkan tidak memikirkan harta tapi dirinya dulu," jelasnya. (*)










.jpg)
