Jimmi Dorong Pembangunan Bandara di Kutai Timur untuk Dukung Pembangunan Daerah

By Redaksi 02 Jul 2024, 10:10:05 WIB DPRD Kutim
Jimmi Dorong Pembangunan Bandara di Kutai Timur untuk Dukung Pembangunan Daerah

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi


ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, mengajak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan bandar udara (Bandara) di daerah tersebut. Menurutnya, bandara ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama terkait dengan kehadiran ibu kota nusantara (IKN).

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan bahwa bandara akan mempermudah akses ke lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau, serta berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar bagi aktivitas ekonomi baik lokal maupun regional.

“Bandara tidak hanya sebagai sarana transportasi udara, tetapi juga akan memengaruhi ekonomi global, pola mobilitas, dan hubungan sosial,” jelas Jimmi.

Baca Lainnya :

Jimmi juga menyampaikan pentingnya pemerintah mencari solusi cepat untuk realisasi pembangunan bandara ini, mengingat kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih efisien. “Kami berharap pembangunan ini bisa segera terwujud untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan bandara di Kutai Timur sebenarnya telah direncanakan sejak lama. Namun, usulan pembangunan di Desa Sangkima, Sangatta Selatan, mengalami kendala karena lokasi tersebut terletak di enclave Taman Nasional Kutai (TNK). Proses perizinan dan alih fungsi lahan menjadi tantangan besar.

Meski demikian, Jimmi optimis dengan rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) selama 20 tahun ke depan. “Kami akan terus berupaya agar perencanaan ini dapat diarahkan untuk mewujudkan pembangunan bandara,” tutupnya. (Adv)


Views: 375





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.