- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Hasna Dorong Perubahan Jadwal Sekolah untuk Akses Fasilitas Umum

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Hasna
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur, Hasna, menyoroti masalah jadwal panjang sekolah yang menghambat akses siswa ke fasilitas umum.
Politikus dari Partai Golkar ini mengungkapkan keprihatinannya terkait waktu belajar yang menghabiskan hampir seluruh hari anak-anak, sehingga mengurangi kesempatan mereka untuk berpartisipasi dalam ekstrakurikuler atau memanfaatkan fasilitas seperti perpustakaan, olahraga, dan taman bermain.
“Jadwal yang terlalu panjang membatasi waktu anak-anak untuk aktivitas lain. Kita perlu mengevaluasi kembali sistem ini agar mereka bisa mendapatkan keseimbangan antara belajar dan menggunakan fasilitas umum,” ujar Hasna dalam wawancaranya dengan media.
Hasna mengusulkan agar pemerintah dan dinas terkait mencari solusi untuk mengurangi jam belajar di sekolah. Dengan langkah ini, sisa waktu dapat digunakan untuk aktivitas lain yang mendukung pengembangan pribadi anak-anak.
“Kami membutuhkan kerjasama antar lembaga untuk mengurangi beban jadwal sekolah dan meningkatkan akses ke fasilitas umum. Ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai anggota Komisi D DPRD Kutim, Hasna berkomitmen untuk mencari solusi yang memperhatikan kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk memanfaatkan fasilitas umum.
“Kami akan terus berusaha menemukan jalan keluar yang menguntungkan bagi anak-anak dan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Baca Lainnya :
- DBH Sektor Kelapa Sawit Minim, DPRD Kutim Dorong Peningkatan Investasi0
- Dewan Dorong Peningkatan Kegiatan Pembinaan Kepemudaan di Kutai Timur0
- Local Market 2024 Mendapat Apresiasi dari DPRD Kutim0
- Bupati Edi Mewujudkan Mimpi 6.265 Pelajar dengan Beasiswa Kukar Idaman0
- Sukses Program Kukar Berkah Mentransformasi Pesantren dan Rumah Ibadah0
Views: 398










.jpg)
