- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD Sebut Limbah Perusahaan Cemari Laut, DLH Bontang : Kami Sudah Cek dan Tidak Ada Masalah

Keterangan Gambar : Ilustrasi (int)
ANALOGNEWS.id - Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina minta pemerintah tegas menyikapi pencemaran lingkungan akibat limbah bahan berbahaya beracun (B3).
Amir Tosina menyebut, saat ini masih ada perusahaan yang beroperasi di wilayah Kelurahan Bontang Lestari (Bonles) membuang limbah ke laut. Namun Amir enggan menyebutkan perusahaan yang dia maksud.
"Kita masih melihat perusahaan di Bonles yang membuang limbah B3 sembarangan," Kata Amir dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin (6/6/2022).
Baca Lainnya :
- Heboh! Kakek Umur 105 Tahun di Bone Sul-Sel Nikah, Alasannya Tak Mau Sendiri0
- Indonesia Jadi Pasar Gaming Terbesar ke !6 Dunia0
- Cara Mencegah Akun WhatsApp Anda Disadap0
- Proyek IKN, Giliran Pengusaha Belanda Diajak Luhut untuk Investasi0
- Setelah Kylian Mbappe, PSG Beri Penawaran Super ke Zinedine Zidane0
Amir mengatakan, akibat dari itu masyarakat sekitar sangat dirugikan, terutama yang bermata pencaharian nelayan dan petani. "Seharusnya kita sudah tau limbah ini dari mana. Pemerintah harus tegas, memberi teguran atau denda," katanya.
Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang Syapriansyah menyangkal terkait adanya pencemaran laut yang disebabkan limbah B3 perusahaan.
Namun, dia membenarkan jika memang ada laporan dari masyarakat yang masuk. "Untuk pencemaran limbah B3 itu tidak benar adanya, hanya ada laporan dari masyarakat bahwa ada pembuangan air panas dari perusahaan," katanya saat dihubungi, Selasa (7/6/2022).
Syapriansyah mengungkapkan, jika pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan tidak menemukan adanya pencemaran air laut.
"Dan akhirnya dilakukan pengecekan suhu air ternyata normal aja tidak ada masalah," ungkapnya. (Ar/An)










.jpg)
