- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Indonesia Jadi Pasar Gaming Terbesar ke !6 Dunia

Keterangan Gambar : Seseorang bermain gim di komputer. ilustrasi - ANTARA/Ari Bowo Sucipto
ANALOGNEWS.id - Esport adalah salah satu aktivitas yang cukup diminati di Indonesia. Dari tahun ke tahun, ekosistem Esport pun terus mengalami pertumbuhan baik dari sisi jumlah gim yang tersedia maupun dari sisi penikmat gim Esport.
Hal ini pun mendapat sorotan dari sebuah perusahaan teknologi Nvidia. Consumer Business Leader Nvidia Indonesia, Adrian Lesmono mengatakan, pertumbuhan Esport di Indonesia pun terbilang signifikan.
"Saat ini Indonesia masuk dalam peringkat 16 dalam market gaming terbesar di dunia. Bahkan, pasar gim Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara," kata Adrian Lesmono dalam konferensi pers kolaborasi Nvidia dan mitra lokal yang digelar secara virtual pada Selasa (17/5/2022).
Baca Lainnya :
- Cara Mencegah Akun WhatsApp Anda Disadap0
- Proyek IKN, Giliran Pengusaha Belanda Diajak Luhut untuk Investasi0
- Setelah Kylian Mbappe, PSG Beri Penawaran Super ke Zinedine Zidane0
- Presiden Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende0
- Penyidik Polres Bone Kalah Praperadilan, SP3 Kasus Tanah yang Libatkan Sekdes Dibatalkan0
Menurutnya, gim sangat diminati karena gim dan Esport adalah industri yang sangat passionate. Meskipun saat ini sejumlah masyarakat juga dipermudah oleh gim mobile, tapi gim personal computer (PC) juga masih memiliki pasarnya tersendiri.
"Rasionya memang dipimpin oleh gim mobile yang menguasai pangsa pasar sekitar 75 persen. Sisanya jadi porsi bagi gim konsol dan gim PC. Untuk gim PC sendiri populasinya ada sekitar 40 juta gamer sehingga marketnya masih sangat besar," ujarnya.
Hal itulah yang membuat potensi Esport masih sangat baik. Terlebih, Nvidia juga secara konsisten menggelar kompetisi Esport sebagai wadah untuk mengasah kemampuan para pecinta Esport di Indonesia.
Menurutnya, pertumbuhan Esport yang terus terjadi pun bermuara pada penjualan PC rakitan terus mengalami peningkatan. Hal inilah yang kemudian mendorong Nvidia untuk menggandeng sejumlah mitra lokal dalam menghadirkan PC rakitan yang handal dalam harga yang kompetitif.
Sumber : Republika










.jpg)
