- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Indonesia Jadi Pasar Gaming Terbesar ke !6 Dunia

Keterangan Gambar : Seseorang bermain gim di komputer. ilustrasi - ANTARA/Ari Bowo Sucipto
ANALOGNEWS.id - Esport adalah salah satu aktivitas yang cukup diminati di Indonesia. Dari tahun ke tahun, ekosistem Esport pun terus mengalami pertumbuhan baik dari sisi jumlah gim yang tersedia maupun dari sisi penikmat gim Esport.
Hal ini pun mendapat sorotan dari sebuah perusahaan teknologi Nvidia. Consumer Business Leader Nvidia Indonesia, Adrian Lesmono mengatakan, pertumbuhan Esport di Indonesia pun terbilang signifikan.
"Saat ini Indonesia masuk dalam peringkat 16 dalam market gaming terbesar di dunia. Bahkan, pasar gim Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara," kata Adrian Lesmono dalam konferensi pers kolaborasi Nvidia dan mitra lokal yang digelar secara virtual pada Selasa (17/5/2022).
Baca Lainnya :
- Cara Mencegah Akun WhatsApp Anda Disadap0
- Proyek IKN, Giliran Pengusaha Belanda Diajak Luhut untuk Investasi0
- Setelah Kylian Mbappe, PSG Beri Penawaran Super ke Zinedine Zidane0
- Presiden Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende0
- Penyidik Polres Bone Kalah Praperadilan, SP3 Kasus Tanah yang Libatkan Sekdes Dibatalkan0
Menurutnya, gim sangat diminati karena gim dan Esport adalah industri yang sangat passionate. Meskipun saat ini sejumlah masyarakat juga dipermudah oleh gim mobile, tapi gim personal computer (PC) juga masih memiliki pasarnya tersendiri.
"Rasionya memang dipimpin oleh gim mobile yang menguasai pangsa pasar sekitar 75 persen. Sisanya jadi porsi bagi gim konsol dan gim PC. Untuk gim PC sendiri populasinya ada sekitar 40 juta gamer sehingga marketnya masih sangat besar," ujarnya.
Hal itulah yang membuat potensi Esport masih sangat baik. Terlebih, Nvidia juga secara konsisten menggelar kompetisi Esport sebagai wadah untuk mengasah kemampuan para pecinta Esport di Indonesia.
Menurutnya, pertumbuhan Esport yang terus terjadi pun bermuara pada penjualan PC rakitan terus mengalami peningkatan. Hal inilah yang kemudian mendorong Nvidia untuk menggandeng sejumlah mitra lokal dalam menghadirkan PC rakitan yang handal dalam harga yang kompetitif.
Sumber : Republika










.jpg)
