- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Soroti Regenerasi Atlet Disabilitas dan Keterbatasan Sarpras Olahraga

Keterangan Gambar : Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggelar rapat kerja di Gedung E DPRD Kaltim. Sejumlah isu krusial terkait pengembangan olahraga di Benua Etam menjadi fokus pembahasan.
Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba, didampingi Sekretaris Komisi IV, M. Darlis Pattalongi, serta dihadiri anggota komisi lainnya, di antaranya Hartono Basuki, Agus Aras, Fadly Imawan, dan Damayanti.
Fokus utama rapat kerja mencakup regenerasi atlet disabilitas serta keterbatasan sarana dan prasarana olahraga yang hingga kini masih menjadi hambatan peningkatan prestasi daerah.
Baca Lainnya :
- Pipanisasi Mahakam Tak Ganggu Pasokan Air Samarinda0
- Kubar dan Mahulu Bakal Dapat Rumah Sakit dan Sekolah Unggulan0
- DPRD Kaltim Soroti Kewajiban Royalti Musik, Minta UMKM Tak Terbebani0
- DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi PAD di Tengah Tekanan Fiskal0
- DPRD Kaltim Pastikan RS Pemprov Tak Boleh Tolak Pasien IGD0
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, menyoroti lemahnya perhatian terhadap atlet disabilitas. Ia menekankan agar Dispora Kaltim menghadirkan fasilitas olahraga yang bukan hanya bersifat inklusif, tetapi juga benar-benar memadai, khususnya di GOR Utama Palaran Samarinda.
“Kalau bicara inklusi, maka fasilitas harus sesuai kenyataan. Atlet disabilitas memiliki hak yang sama dengan atlet nondisabilitas,” tegas politisi PAN tersebut.
Selain itu, ia mengapresiasi langkah Dispora Kaltim yang tengah menyiapkan buku Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) 2025. Namun, ia menegaskan agar data tersebut tidak berhenti menjadi dokumen semata, melainkan menjadi dasar kebijakan nyata yang mampu menjawab kebutuhan daerah. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
