- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dukung Penuh Pelaksanaan Jospol di PPU

Keterangan Gambar : Program Jospol yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan penuh dari DPRD Kaltim. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Program Jospol yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan penuh dari DPRD Kaltim, khususnya dalam pelaksanaannya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (18/9/2025).
Melalui penyaluran insentif kepada 1.477 guru, serta penghargaan bagi marbot dan penjaga rumah ibadah lintas agama, program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kesejahteraan pendidik.
Anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menegaskan bahwa Jospol bukan sekadar program bantuan, melainkan bentuk keberpihakan terhadap guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. “Pendidikan karakter tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan terhadap kesejahteraan pendidik,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Sambut Kunjungan Komisi I, IX, dan XII DPR RI0
- DPRD Kaltim Dukung Program Jospol untuk Guru dan Penjaga Rumah Ibadah0
- DPRD Kaltim Apresiasi Peluncuran Aplikasi SIMPATOR GEMAS0
- Banmus DPRD Kaltim Revisi Agenda Paripurna0
- DPRD Kaltim Dukung City Branding Gerbang Nusantara PPU0
Ia menambahkan, insentif tersebut bukan sekadar angka, melainkan penghormatan atas dedikasi guru dalam membina karakter siswa di tengah tantangan zaman. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi penentu masa depan Kaltim,” tegas politisi Golkar ini.
Senada, Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Muin menekankan pentingnya keberlanjutan program Jospol agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami akan mendorong agar program ini tidak hanya berlanjut, tetapi berkembang sesuai tantangan zaman. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan guru adalah fondasinya,” ungkapnya.
Penyerahan insentif dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam seremoni di SMP Negeri 21 Penajam. Total insentif yang disalurkan mencapai Rp 1,9 miliar. Selain guru, penghargaan juga diberikan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah non-Muslim sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.
DPRD Kaltim menilai, pelaksanaan Jospol di PPU menjadi contoh nyata sinergi eksekutif dan legislatif dalam menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
