- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD Kaltim Dukung Program Jospol untuk Guru dan Penjaga Rumah Ibadah

Keterangan Gambar : Foto Bersama setelah Kegiatan (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Mewakili pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Anggota DPRD La Ode Nasir bersama Andi Faisal Assegaf dan Baharuddin Muin menghadiri acara penyerahan penghargaan Jospol oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/9/2025).
Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja Gubernur di wilayah selatan Kaltim. Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Program Jospol merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap pengabdian guru, marbot, dan penjaga rumah ibadah lintas agama.
Pada kesempatan tersebut, insentif diserahkan kepada 2.388 guru honorer di Balikpapan, baik sekolah negeri maupun swasta. Masing-masing guru menerima Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, terhitung Juli hingga Desember 2025.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Apresiasi Peluncuran Aplikasi SIMPATOR GEMAS0
- Banmus DPRD Kaltim Revisi Agenda Paripurna0
- DPRD Kaltim Dukung City Branding Gerbang Nusantara PPU0
- DPRD Kaltim Dukung Insentif Jospol untuk Guru Non-ASN0
- Firnadi Ikhsan: Partisipasi Masyarakat Kunci Tekan Tambang Ilegal0
Rudy menekankan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan Kaltim. Menurutnya, pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan sekaligus membuka jalan menuju kemajuan daerah. Program Jospol disebut sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik yang telah mengabdi dengan tulus.
DPRD Kaltim menyambut baik program ini sebagai langkah konkret memperkuat pendidikan sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama. La Ode Nasir menilai, Jospol bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat fondasi sosial masyarakat yang majemuk dan inklusif.
“Kami mendukung penuh program ini. Ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan penghargaan atas dedikasi guru honorer, marbot, dan penjaga rumah ibadah yang selama ini menjadi garda terdepan membina generasi dan menjaga harmoni sosial,” tegas La Ode.
Ia menambahkan, pendidikan dan kehidupan beragama yang rukun adalah dua pilar utama pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan. Kehadiran DPRD Kaltim pada kegiatan ini mencerminkan sinergi eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
