- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dorong Stadion Samarinda

Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Dua stadion di Kota Samarinda, yakni Stadion Kadrie Oening di Jalan Wahid Hasyim dan Stadion Utama Palaran di Jalan Stadion Utama, menjadi sorotan Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Operasional keduanya dinilai masih sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, menegaskan perlunya langkah konkret agar stadion-stadion itu bisa dikelola dengan sumber pendanaan mandiri. “Kami berharap ke depan dua stadion ini tidak lagi bergantung pada APBD,” ujarnya di Kantor DPRD Kaltim, belum lama ini.
Menurut Darlis, ketergantungan terbesar terletak pada biaya pemeliharaan. Kondisi tersebut membuat perawatan fasilitas stadion berjalan tidak maksimal. “Sampai hari ini, jangankan pemeliharaan gedung, pemeliharaan halaman saja sudah mengalami ketimpangan anggaran,” jelasnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Desak Pemprov Kurangi Ketergantungan Fiskal0
- DPRD Kaltim: Pendapatan Daerah Masih Bergantung pada Dana Perimbangan0
- DPRD Kaltim Temui Massa Aksi Mahakam0
- DPRD Kaltim Gelar Paripurna Ke-33, Bahas Empat Agenda Utama0
- DPRD Kaltim Dorong Lulusan Miliki Keterampilan Khusus0
Sebagai catatan, Stadion Kadrie Oening yang berada di Komplek Gelanggang Olahraga Kadrie Oening memiliki kapasitas sekitar 15 ribu penonton. Stadion ini pernah menjadi salah satu venue utama PON XVII/2008 Kaltim serta terpilih sebagai Stadion Terbaik Divisi I Liga Indonesia 2007.
Sementara itu, Stadion Utama Palaran merupakan stadion multifungsi dengan kapasitas 35 ribu penonton. Dibuka pada 2008, stadion ini pernah menjadi lokasi upacara pembukaan dan penutupan PON XVII/2008, serta diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dengan potensi sejarah dan kapasitas besar, DPRD Kaltim menilai penting adanya strategi baru agar kedua stadion tersebut mampu dikelola secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat optimal, baik bagi dunia olahraga maupun masyarakat luas. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
