- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dorong Lulusan Miliki Keterampilan Khusus

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Banyaknya lulusan pendidikan di berbagai jenjang yang belum terserap dunia kerja mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya disebabkan terbatasnya lapangan kerja, tetapi juga kesiapan individu menghadapi persaingan.
Reza menekankan, generasi muda tidak cukup hanya berbekal ijazah atau kualitas akademik. Mereka juga harus memiliki keterampilan khusus yang sesuai dengan minat serta kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Pendidikan harus berjalan sejalan dengan tuntutan dunia kerja. Lebih penting lagi, keterampilan wajib dimiliki agar generasi muda siap bersaing,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Tunggu Kepastian Pemangkasan Anggaran Hingga 75 Persen0
- Jalan Kutim–Berau Masuk Prioritas Kementerian PU0
- DPRD Kaltim Soroti Dampak Keterbatasan Fiskal pada Proyek Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Minta Industri Serap Lulusan Lokal0
- Samsun Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang yang Terlalu Kecil0
Ia menambahkan, rasa percaya diri menjadi modal utama dalam menentukan arah masa depan. Mahasiswa maupun lulusan perlu mengenali bidang yang sesuai dengan potensi diri agar dapat membuka peluang maupun menciptakan lapangan kerja baru.
“Mahasiswa harus tahu bidang apa yang cocok, serta apa keahlian dan keterampilannya. Dari sanalah akan lahir kesempatan dan lapangan kerja baru,” tegasnya.
Reza pun mendorong adanya kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan industri, agar generasi muda mampu menjawab tantangan zaman. “Mari kita asah keterampilan demi mewujudkan generasi Indonesia emas tahun 2045,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
