- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Dorong Lulusan Miliki Keterampilan Khusus

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Banyaknya lulusan pendidikan di berbagai jenjang yang belum terserap dunia kerja mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya disebabkan terbatasnya lapangan kerja, tetapi juga kesiapan individu menghadapi persaingan.
Reza menekankan, generasi muda tidak cukup hanya berbekal ijazah atau kualitas akademik. Mereka juga harus memiliki keterampilan khusus yang sesuai dengan minat serta kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Pendidikan harus berjalan sejalan dengan tuntutan dunia kerja. Lebih penting lagi, keterampilan wajib dimiliki agar generasi muda siap bersaing,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Tunggu Kepastian Pemangkasan Anggaran Hingga 75 Persen0
- Jalan Kutim–Berau Masuk Prioritas Kementerian PU0
- DPRD Kaltim Soroti Dampak Keterbatasan Fiskal pada Proyek Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Minta Industri Serap Lulusan Lokal0
- Samsun Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang yang Terlalu Kecil0
Ia menambahkan, rasa percaya diri menjadi modal utama dalam menentukan arah masa depan. Mahasiswa maupun lulusan perlu mengenali bidang yang sesuai dengan potensi diri agar dapat membuka peluang maupun menciptakan lapangan kerja baru.
“Mahasiswa harus tahu bidang apa yang cocok, serta apa keahlian dan keterampilannya. Dari sanalah akan lahir kesempatan dan lapangan kerja baru,” tegasnya.
Reza pun mendorong adanya kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan industri, agar generasi muda mampu menjawab tantangan zaman. “Mari kita asah keterampilan demi mewujudkan generasi Indonesia emas tahun 2045,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
