- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Tunggu Kepastian Pemangkasan Anggaran Hingga 75 Persen

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, mengaku masih menunggu kepastian besaran pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, efisiensi anggaran yang tengah dibahas disebut-sebut bisa mencapai 50 hingga 75 persen.
Ia menyampaikan, Komisi III DPRD Kaltim telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) untuk membahas program strategis yang direncanakan pada tahun mendatang. Namun, kepastian jumlah potongan anggaran masih belum diterima secara resmi.
“Kami masih menunggu konfirmasi apakah potongannya akan sebesar 50 persen atau bahkan 75 persen,” ujar politisi Gerindra itu, saat ditemui di Kantor DPRD Kaltim.
Baca Lainnya :
- Jalan Kutim–Berau Masuk Prioritas Kementerian PU0
- DPRD Kaltim Soroti Dampak Keterbatasan Fiskal pada Proyek Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Minta Industri Serap Lulusan Lokal0
- Samsun Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang yang Terlalu Kecil0
- Salehuddin Dorong SMK Sesuaikan Jurusan dengan Kebutuhan Daerah0
Reza menegaskan, pemangkasan anggaran dalam jumlah besar berpotensi memberi dampak langsung pada kekuatan fiskal daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi agar pembangunan tetap bisa berjalan meski dengan keterbatasan dana.
“Pemangkasan anggaran akan sangat berpengaruh terhadap kekuatan fiskal dan keuangan daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur maupun program prioritas lain di Kaltim harus tetap dilanjutkan. Karena itu, penyesuaian program menjadi langkah krusial agar target pembangunan tidak terhambat. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
