- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Desak Dishub Tuntaskan Polemik Tarif Ojol

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Giaz. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Giaz, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim segera menyelesaikan polemik tarif ojek online (ojol) dan taksi online.
Desakan ini ia sampaikan saat menghadiri aksi damai ribuan driver yang tergabung dalam Aliansi Mitra Kaltim Bersatu (AMKB) di Kantor Gubernur Kaltim. Aksi diikuti driver lintas aplikasi dari Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong dengan empat tuntutan, termasuk penegakan SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/K.673/2023 tentang Penetapan Tarif Angkutan Sewa Khusus (ASK) serta penghapusan program tarif murah seperti slot, akses hemat, dan double order.
Giaz menegaskan Dishub sebagai penengah harus bersikap profesional. “SK Gubernur ada, bahkan Pak Wakil Gubernur sudah memerintahkan penindakan dalam 1x24 jam. Artinya Dishub punya dasar hukum dan arahan jelas,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Ingatkan Tantangan Pembangunan 350 Unit SPPG0
- DPRD Kaltim Apresiasi Program Insentif Guru Ngaji di Kukar0
- Ketua DPRD Kaltim Dorong Percepatan Jalan Perbatasan Kubar–Mahulu Rampung 20260
- Ananda Emira Moeis Ajak Warga Kaltim Kibarkan Merah Putih Sejak Awal Agustus0
- Ananda Emira Moeis Siap Kembali Pimpin PDIP Kaltim0
Ia juga menyoroti dampak aksi terhadap masyarakat. Kemacetan parah terjadi di Samarinda akibat ribuan driver turun ke jalan. “Hari ini ada dua yang dirugikan: driver dan masyarakat karena macet total,” ucapnya.
Menurutnya, aksi AMKB kali ini merupakan yang kedelapan sejak 2023, sehingga pemerintah daerah perlu memberi solusi permanen agar persoalan tidak terus berulang. “Harus ada penyelesaian yang benar-benar tuntas supaya tidak terus merugikan driver dan masyarakat,” tegasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
