- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Apresiasi Program Insentif Guru Ngaji di Kukar

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menilai keberadaan guru ngaji berperan fundamental dalam membangun karakter dan moral generasi muda.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, saat menanggapi program “Terima Kaseh Guru Ngaji Ku” yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Program ini memberikan insentif bagi guru ngaji, imam, khatib, dan marbut sebagai bentuk dukungan materiil sekaligus penghormatan atas jasa mereka membina kehidupan spiritual masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini. Ini bukan semata soal insentif, melainkan pengakuan atas peran vital para tokoh agama dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Guntur.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kaltim Dorong Percepatan Jalan Perbatasan Kubar–Mahulu Rampung 20260
- Ananda Emira Moeis Ajak Warga Kaltim Kibarkan Merah Putih Sejak Awal Agustus0
- Ananda Emira Moeis Siap Kembali Pimpin PDIP Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Jamkrida Kembangkan Layanan Syariah0
- Sengketa Batas Bontang–Kutim Gagal Dimediasi, Sidrap Dibawa ke MK0
Ia menilai perhatian terhadap pendidik agama selama ini masih minim, padahal kontribusi mereka sangat besar terhadap kesuksesan generasi penerus di bidang keagamaan. Karena itu, keberadaan fasilitas umrah gratis bagi guru ngaji terpilih juga dinilai sebagai bentuk penghargaan nyata dari pemerintah daerah.
Selain itu, Guntur menekankan pentingnya keberlanjutan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA) yang terbukti efektif membudayakan tradisi belajar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembinaan spiritual harus dijaga agar pembangunan manusia tidak hanya produktif dan modern, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai religius.
“Melalui program seperti ini, arah pembangunan di Kukar dapat benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam memperkuat keimanan dan meningkatkan kesejahteraan sosial,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
