- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dorong Peran Orang Tua dan Guru dalam Pengembangan Bakat Olahraga Anak di Provinsi Kaltim
Analognews.id, Samarinda - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman, menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan guru dalam mengembangkan minat dan bakat olahraga anak sejak usia dini. Rasman menyebut bahwa tidak semua anak memiliki keunggulan dalam bidang akademik, namun banyak yang menunjukkan potensi besar dalam olahraga, yang sayangnya sering kali terabaikan.
“Kepada seluruh orang tua dan guru, jika anak didik Anda memiliki bakat di olahraga, jangan hanya fokus pada prestasi akademik. Salurkan mereka ke cabang-cabang olahraga yang bisa membawa prestasi,” ujar Rasman.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Rancang Pembangunan Akademi Sekolah Disabilitas untuk Atlet Difabel0
- Dispora Kaltim Optimalkan Peran Karang Taruna untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda0
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Wasit Lewat Pelatihan Berkelanjutan0
- 120 Atlet Muda Berbakat DBON Kaltim Dibina di Basecamp Sempaja, Samarinda0
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Pelatih untuk Dorong Prestasi Atlet0
Rasman menjelaskan bahwa pembinaan olahraga idealnya dimulai sejak anak berusia enam tahun. Proses ini membutuhkan pendekatan yang konsisten melalui pembelajaran dan pelatihan yang terarah. Menurutnya, selain teknik, fisik yang sehat dan bugar juga menjadi pondasi utama bagi anak untuk bisa berkembang di dunia olahraga.
“Pembinaan tidak hanya soal teknik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembelajaran yang baik serta kesehatan fisik yang prima,” jelas Rasman, Jumat (8/11/2024).
Lebih lanjut, Rasman juga menekankan perlunya dukungan dari pemerintah provinsi untuk menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar anak-anak berbakat mendapatkan fasilitas dan pelatihan yang memadai sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk membangun generasi atlet yang tangguh sejak usia dini,” lanjut Rasman.
Rasman berharap, dengan adanya sinergi antara orang tua, guru dan pemerintah, anak-anak berbakat di Kaltim dapat berkembang optimal dan menjadi aset berharga bagi prestasi olahraga daerah dan bangsa di masa depan. (Adv).










.jpg)
