- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
120 Atlet Muda Berbakat DBON Kaltim Dibina di Basecamp Sempaja, Samarinda
Analognews.id, Samarinda - Dalam upaya untuk memperkuat pembinaan atlet muda, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur (Kaltim) kini telah menempatkan 120 atlet muda berbakat di Basecamp Sempaja, Samarinda.
Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa para atlet potensial mendapatkan pembinaan dan fasilitas terbaik yang diperlukan guna mendukung prestasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Pelatih untuk Dorong Prestasi Atlet0
- Dispora Kaltim Tegaskan Syarat Ketat untuk Event di Stadion Gelora Kadrie Oening0
- 500 Mahasiswa Hadir, Dispora Kaltim Tekankan Pentingnya Ekonomi Kreatif bagi Pemuda Kaltim0
- Dispora Kaltim Siapkan Atlet Silat dengan Latihan Intensif, Target Lolos di 23 Kelas Pra Popnas0
- Seminar Kepemimpinan Pemuda di UINSI Samarinda, Dispora Kaltim Tekankan Soal Bonus Demografi0
Proses pemilihan para atlet yang tergabung dalam program ini dilakukan melalui kegiatan talent scouting yang menyeleksi secara ketat dari total 360 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kaltim.
Dalam program ini, mereka menerima fasilitas terpadu di bawah pengelolaan DBON Kaltim.
Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, Zairin Zain, menjelaskan bahwa para atlet yang terpilih berusia di bawah 15 tahun dan berasal dari jenjang pendidikan SD hingga SMP.
“Kita berhasil mengidentifikasi 120 atlet muda berbakat melalui proses talent scouting. Mereka kini tinggal di satu lokasi yang terintegrasi di Basecamp Stadion Sempaja, di mana seluruh kebutuhan mereka, mulai dari tempat tinggal, makanan, hingga program latihan dan sekolah, telah disiapkan dengan baik,” ungkap Zairin, Jum'at (8/11/2024).
Lebih lanjut, Zairin mengungkapkan bahwa berbagai fasilitas yang disediakan bukan hanya mencakup kebutuhan dasar, tetapi juga dukungan akademis yang sesuai dengan arahan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
DBON Kaltim bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan para atlet dapat menjalani pendidikan dengan fleksibilitas yang memadai.
“Anak-anak DBON mendapat prioritas di sekolah. Jika ada latihan pagi yang menyebabkan mereka terlambat atau perlu pulang lebih awal, pihak sekolah telah menyesuaikan jadwal tersebut agar proses belajar mereka tetap lancar,” tambahnya.
Tidak hanya mempersiapkan atlet secara fisik, DBON Kaltim juga berupaya memperluas program pembinaan ini ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur.
Zairin mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk segera membentuk DBON di masing-masing wilayah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di tingkat daerah.
“Kami telah menginformasikan kepada pemerintah kabupaten/kota agar segera membentuk kepengurusan DBON di wilayah mereka," tambahnya.
"Anggaran pembiayaan program ini langsung berasal dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan tambahan dukungan dari pemerintah provinsi,” jelas Zairin.
Hingga saat ini, beberapa daerah, seperti Kota Bontang, telah memulai proses pembentukan kepengurusan DBON.
Dengan adanya sentralisasi pembinaan di Basecamp Sempaja, para atlet muda juga telah aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional, sebagai bagian dari pengembangan bakat dan peningkatan pengalaman kompetitif mereka.
Zairin berharap bahwa keberhasilan program ini dapat mempercepat tercapainya tujuan DBON untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet unggulan bagi Indonesia.(Adv)










.jpg)
