- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Terapkan Sport Science dan Sport Intelligence untuk Persiapan Atlet Internasional

Analognews.id, Samarinda - Dispora Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas para atlet daerah dengan menerapkan pendekatan sport science dan sport intelligence dalam pembinaan atlet muda. Langkah ini bertujuan untuk mencetak atlet-atlet unggulan Kaltim yang siap bersaing di level internasional pada masa mendatang.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, mengatakan bahwa penerapan sport science dan sport intelligence bukan hanya untuk target jangka pendek, tetapi juga sebagai persiapan untuk ajang olahraga besar seperti Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade.
Baca Lainnya :
- Kaltim Seleksi Atlet untuk FORNAS 2025 Melalui Kejurnas Kormi di Balikpapan0
- Dispora Kaltim Perkuat Pembinaan Atlet Muda melalui Kejuaraan Pencak Silat dan Karate0
- Pemuda Karang Taruna Kaltim Diharapkan Lebih Aktif Bangun Daerah0
- Kaltim Bertekad Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda untuk Dukung IKN Nusantara0
- Optimalisasi Karang Taruna: Langkah Dispora Kaltim dalam Memajukan Pemuda di Daerah0
“Pendekatan sport science dan sport intelligence ini tidak hanya bertujuan untuk prestasi jangka pendek, tetapi lebih kepada pencapaian besar seperti Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade,” ucapnya saat ditemui, Senin (11/11/2024).
Menurut Rasman, sentuhan sport science dan sport intelligence sangat diperlukan bagi perkembangan atlet muda Kaltim. Program pembinaan ini juga dirancang untuk mempersiapkan para atlet menghadapi kompetisi internasional empat tahun ke depan.
“Pekan Olahraga Nasional (PON) memang menjadi tolok ukur awal, tetapi tujuan akhir pembinaan atlet Kaltim adalah mencapai prestasi di tingkat internasional, termasuk Asian Games, SEA Games dan bahkan Olimpiade,” tegasnya.
Rasman menambahkan, PON hanya sebagai batu loncatan bagi para atlet. Target utama adalah mempersiapkan mereka untuk berkompetisi di ajang internasional, di mana atlet-atlet Kaltim diharapkan bisa tampil dan meraih prestasi di panggung yang lebih besar.
“Prestasi nasional seperti PON hanyalah batu loncatan bagi atlet untuk bisa meraih panggung yang lebih besar di tingkat internasional,” tutupnya. (Adv).










.jpg)
