- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Dinkes Kota Bontang Sukses Tutup Gebyar Aksi Bergizi, Tekan Angka Anemia

Keterangan Gambar : Dinkes Kota Bontang Sukses Tutup Gebyar Aksi Bergizi, Kolaborasi Bersama PT KPI Tekan Angka Anemia Pelajar
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Setelah tiga hari penuh dengan berbagai kegiatan, Gebyar Aksi Bergizi yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang bekerja sama dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), resmi ditutup di Gedung Olahraga SMAN 1 Bontang pada Jumat (8/11/2024). Acara yang semarak ini merupakan puncak dari upaya besar Dinkes dalam mendukung kesehatan pelajar Bontang dan mencegah anemia di kalangan siswa.
Kepala Bidang Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Bontang, Bambang Srimulyono, mengapresiasi antusiasme tinggi dari pelajar yang hadir. Ia menyebutkan bahwa selama tiga hari, berbagai kegiatan kesehatan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan siswa-siswi Bontang.
Pada hari pertama, misalnya, 1.500 pelajar menerima asupan makanan sehat secara gratis. Hari kedua dilanjutkan dengan tes kebugaran yang diikuti lebih dari 200 siswa. Sedangkan di hari ketiga, penutupan acara ditandai dengan pemeriksaan hemoglobin dan pemberian tablet tambah darah bagi pelajar, sebagai langkah penting dalam mendukung kesehatan mereka.
Baca Lainnya :
- Sugiyono Gelar Reses Perdana di Samarinda, Dengar Langsung Aspirasi Warga0
- Gelar Reses Perdana, Firnadi Ikhsan Tampung Aspirasi Masyarakat Samboja Barat0
- Malam Penuh Semangat: Afif Rayhan Harun Gelar Reses Perdana di Tani Aman0
- Menggali Potensi Pemuda: Reses Arfan di Bengalon Membawa Harapan Baru0
- Salehuddin Ungkap Kunci Pengentasan Kemiskinan di Kaltim0
“Kegiatan ini adalah awal yang baik untuk memantau dan meningkatkan kesehatan pelajar secara berkala. Kami berharap dapat melanjutkan program ini setiap tiga bulan sekali untuk memastikan kesehatan pelajar lebih terpantau,” kata Bambang.
Menurutnya, upaya kolaboratif ini telah membawa dampak positif bagi pelajar Bontang. Berdasarkan data terbaru, tingkat anemia di kalangan pelajar Bontang turun menjadi 19 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional yang berada di 29 persen. “Kami sangat berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan demi mencapai Zero Anemia di kalangan pelajar Bontang,” tambah Bambang optimis.
Direktur Umum PT KPI, Budi Hermawan, turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas lembaga ini. Menurutnya, acara Gebyar Aksi Bergizi tidak hanya menjadi ajang edukasi kesehatan, namun juga wujud nyata komitmen PT KPI dalam mendukung kesehatan dan pendidikan di Bontang.
“Kami sangat bersyukur atas kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Bontang, Puskesmas, serta SMAN 1. Melalui Aksi Bergizi, pelajar di Bontang bisa mengikuti kegiatan edukatif, seperti talk show kesehatan dan tes kebugaran, yang diikuti ratusan siswa. Kami berharap, acara ini membangun kesadaran pelajar akan pentingnya menjaga kesehatan,” ungkap Budi.
Budi juga menambahkan, program unggulan PT KPI, yaitu KolaKPIsang, yang telah berjalan selama lima tahun, adalah wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Bontang. “Kami berharap, program ini dapat membantu Kota Bontang mencapai target Zero Anemia dan mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi Indonesia Emas 2045,” ujarnya singkat.
Penutupan Gebyar Aksi Bergizi ini mencerminkan kesuksesan kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memperkuat ketahanan kesehatan pelajar. Dengan berbagai program dan inisiatif berkelanjutan, Dinkes Kota Bontang dan PT KPI optimis mampu membangun generasi sehat dan berkualitas di masa depan. (*)










.jpg)
