- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Menggali Potensi Pemuda: Reses Arfan di Bengalon Membawa Harapan Baru

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Arfan saat menggelar Reses di Desa Sepaso, Bengalon, Kutim. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Di tengah suasana yang penuh harapan di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Arfan, menggelar reses perdananya pada Jumat (1/11/2024).
Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi momen penting bagi Arfan untuk menegaskan komitmennya dalam mendukung potensi pemuda yang ada di wilayah tersebut.
Di hadapan warga dan perwakilan komunitas pemuda, Arfan berbicara dengan penuh semangat tentang pentingnya mendukung kegiatan-kegiatan positif yang digagas oleh generasi muda. Ia menegaskan bahwa pemuda adalah aset masa depan bangsa yang membutuhkan dukungan lebih dari sekadar kata-kata.
Baca Lainnya :
- Salehuddin Ungkap Kunci Pengentasan Kemiskinan di Kaltim0
- Hadapi Kehadiran IKN, Subandi Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lokal Kaltim0
- Gebyar Aksi Bergizi: Upaya Dinkes Kota Bontang Tekan Angka Stunting di Kalangan Pelajar0
- Dinkes Bontang Bagikan Tablet Tambah Darah untuk Cegah Anemia pada Siswi0
- Dinkes Bontang Gelar Gebyar Aksi Bergizi, Tingkatkan Kesehatan Gizi Pelajar0
"Saya ingin memperjuangkan program-program yang dapat membantu para pemuda untuk lebih produktif dan memanfaatkan potensi yang ada di daerah kita," ujar Arfan dengan nada yang tegas, disambut anggukan setuju dari para pemuda yang hadir.
Arfan tidak hanya berhenti pada pernyataan semata. Politisi yang dikenal selalu turun langsung ke lapangan ini menyoroti pentingnya pengakuan administratif bagi kelompok-kelompok pemuda yang ada di Bengalon.
Menurutnya, kelompok pemuda dengan kepengurusan lengkap dan diakui secara resmi oleh pemerintah desa atau kabupaten akan lebih mudah untuk mengajukan dukungan anggaran dari tingkat provinsi.
"Penting untuk melengkapi administrasi dan memiliki struktur kepengurusan yang diakui, sehingga usulan program dari kelompok-kelompok ini dapat diperjuangkan dan mendapatkan dukungan anggaran," tambahnya, menekankan pentingnya pengorganisasian yang baik bagi kemajuan kegiatan pemuda.
Selain itu, Arfan juga berbicara tentang pentingnya menciptakan lebih banyak wadah yang mendukung ekspresi dan kreativitas anak muda. Baik itu melalui olahraga maupun kegiatan sosial, ia berharap Bengalon bisa menyediakan fasilitas yang dapat mengakomodasi potensi tersebut.
Menurutnya, pengembangan SDM di kalangan pemuda melalui kegiatan positif akan memberikan dampak yang besar bagi kemajuan daerah.
Komitmen Arfan untuk memajukan pemuda dan masyarakat tak hanya berhenti pada kata-kata. Ia memastikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan dalam reses ini akan ia bawa ke DPRD Provinsi untuk diperjuangkan.
“Saya berkomitmen untuk memperjuangkan pemuda dan masyarakat agar dapat memperoleh akses terhadap program-program yang bisa meningkatkan kesejahteraan dan perkembangan sosial di Kutai Timur,” tutupnya dengan penuh semangat.
Saat itu, suasana terasa lebih dari sekadar pertemuan biasa. Ini adalah langkah kecil menuju perubahan besar, di mana pemuda Bengalon kini dipandang tak hanya sebagai bagian dari masyarakat, tetapi sebagai aset berharga yang akan membentuk masa depan Kutai Timur dan Kalimantan Timur. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
