- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Dewan Usulkan Kenaikan Gaji Petugas Pemadam Kebakaran Kutim

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai TimurYosep Udau
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur mengusulkan kenaikan gaji untuk petugas pemadam kebakaran.
Anggota DPRD, Yosep Udau, menyampaikan inisiatif ini pada Rabu (19/06/2024) di kantor DPRD, bertujuan meningkatkan kesejahteraan petugas, terutama yang bertugas di desa-desa terpencil.
Menurut Yosep, banyak petugas kebakaran di desa kini mengalami kesulitan finansial setelah dihapusnya status Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang sebelumnya memberikan honor.
Baca Lainnya :
- DPRD Kutim Setujui Pertanggungjawaban APBD 2023 dalam Rapat Paripurna0
- DPRD Kutim Gelar Paripurna Bahas Rancangan KUA dan PPAS 20250
- DPRD Kutim Gelar Rapat Bahas Beasiswa dan Asrama Mahasiswa0
- DPRD Kutim Lanjutkan Pembahasan Masalah Kelompok Tani dengan PT Indominco Mandiri0
- PSI Bontang Terima Pendaftaran Calon Wali Kota Basri Rase, Sebut Berpihak ke Anak Muda0
"Kini, tanpa status TK2D, banyak petugas yang tidak lagi menerima kompensasi yang layak. Kenaikan gaji ini diharapkan bisa menjadi solusi,” jelasnya.
Usulan ini telah dibahas dalam hearing dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kutim.
DPRD akan berusaha memasukkan usulan tersebut ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sedang disusun, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
Yosep juga menerima permintaan dari masyarakat Bengalon mengenai bantuan alat kebakaran untuk setiap desa.
"Kita akan pertimbangkan usulan alat kebakaran ini dalam Raperda, sesuai dengan anggaran yang tersedia," tambahnya. (Adv)

Views: 429










.jpg)
