- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bawaslu Mamuju Usut Dua Kasus Dugaan Pelanggaran ASN
Bawaslu Mamuju

Keterangan Gambar : Komisioner Bawaslu Mamuju, Zulkifli
BAWASLU Kabupaten Mamuju sedang menangani dua kasus pelanggaran netralitas ASN pada tahapan Pemilu 2024 ini.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Mamuju, Zulkifli Pacinnai mengatakan, kedua kasus itu terkait dugaan pelanggaran netralitas. Yakni memberikan tanda suka, pada postingan di media sosial salah satu Calon Legislatif.
"Betul, ditemukan memberikan (like) pada postingan yang bermuatan calon legislatif tertentu,” ungkap Zulkifli.
Baca Lainnya :
- Awasi Tahapan Kampanye, Bawaslu Mamuju Genjot Peningkatan SDM0
- Salehuddin Memberikan Catatan dan Evaluasi Terhadap Program BKT0
- Tarik Minat Politik Kaum Muda Bontang, Lentera Muda Nusantara Hadirkan 5 Bacaleg Muda dalam Diskusi 0
- Ganjar Resmi Diusung PDIP di Pilpres 20240
- Gubernur Pengganti Anies Baswedan Akan Dilantik Oktober0
Kedua kasus ini telah dilimpahkan ke Komisi ASN untuk diproses.
"Keduanya telah kita limpahkan untuk diproses,” kata Zulkifli.
Bawaslu Mamuju juga terus melakukan patroli kampanye. Tak terkecuali di media sosial. Hal itu dilakukan hingga tingkat desa guna memastikan tahapan kampanye berjalan lancar.
"Selain melakukan patroli kampanye, kita juga terus melakukan edukasi terkait netralitas ASN dalam pemilu ini. Kita inginkan para pemilih benar-benar memilih calonnya tanpa ada intervensi maupun paksaan tertentu,” ujarnya. (adv)










.jpg)
