- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bank Kaltimtara Dapat Penyertaan Modal dari APBD, Ini Harapan Seno Aji

Keterangan Gambar : Seno Aji Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur .
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Penyertaan modal terhadap Bank Kaltimtara sebesar Rp 3,5 Triliun diharapkan memberikan dampak keuntungan yang besar bagi Provinsi Kalimantan Timur.
Penyertaan modal tersebut diberikan pasca pengesahan APBD perubahan 2023 beberapa waktu lalu, antara pihak pemerintah Provinsi Kaltim dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji mengatakan, kenaikan APBD Perubahan tahun 2023 yang semula Rp 17,20 triliun kini meningkat menjadi Rp 25,32 triliun, diharapkan berdampak terhadap pembangunan di Kalimantan Timur.
Baca Lainnya :
- Samsun Harap Pj Gubernur Kaltim Mampu Bersinergi dengan Semua Stakeholder0
- Nidya Listiyono Sebut Peralihan Bangunan Hotel Atlet Menjadi Perpustakaan Tidak Tepat0
- Sutomo Jabir Minta Pemprov Prioritaskan Infrastrukur Jalan di Daerah Tertinggal0
- Tanggulangi Terorisme dan Faham Radikal, Polda Kaltim Gencar Sosialisasi0
- Aksi Demo Warnai HUT ke-24 Kutai Timur, 5 Mahasiswa Diangkut Polisi0
“Kami bersyukur kenaikan APBD Perubahan 2023 otomatis ini akan berdampak pada pembangunan Kaltim secara umum dalam berbagai sektor,” kata Seno Aji beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, sebagian APBD Perubahan akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Kaltimtara senilai Rp3,5 triliun untuk dikelola.
“Kebutuhan Bank Kaltimtara senilai Rp3,5 triliun bisa kita penuhi dan kita harus bersama-sama memantau penggunaan anggaran yang kita berikan,” ujarnya.
Politisi Gerindra ini berharap tambahan anggaran tersebut akan menambah luas pembagian keuntungan (deviden) perusahaan untuk Provinsi Kalimantan Timur.
“Yang kita inginkan tentunya penambahan ini bisa mendatangkan deviden dalam jumlah besar bagi Provinsi Kalimantan Timur,” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim)










.jpg)
