- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tanggulangi Terorisme dan Faham Radikal, Polda Kaltim Gencar Sosialisasi

Keterangan Gambar : Bid Humas Polda Kaltim Gelar Konferensi Pers Terkait Penanggulangan Terorisme/Radikalisme Dan Intoleransi. (Humas)
ANALOGNEWS.id – Polda Kalimantan Timur intrns gelar sosialiasi penanggulangan terorisme dan radikalisme di wilayah Polda Kaltim.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP I Nyoman Wijana mengatakan sosialisasi penanggulangan terorisme dan radikalisme telah dilakukan sejak Januari hingga maret 2023.
"Polda Kaltim dari bulan januari-maret sudah melakukan sosialisasi terkait penanggulangan terorisme/radikalisme dan intoleransi di beberapa tempat di Kota Balikpapan," terangnya dalam konfrensi pers yang digelar di ruang Press Release Bid Humas Polda Kaltim.
Baca Lainnya :
- Aksi Demo Warnai HUT ke-24 Kutai Timur, 5 Mahasiswa Diangkut Polisi0
- HUT Kota Bontang ke-24 Dimeriahkan 2000 Penari Jepen0
- Upacara Harhubnas 2023, Kepala KSOP Bontang Ajak Insan Perhubungan Terus Berinovasi0
- Peringati Harhubnas 2023, KSOP Kelas II Bontang Gelar Lomba Olahraga Hingga Bakti Sosial0
- Gelar Training Organizing, FSP KEP KSPI Matangkan Ilmu Para Anggota0
AKBP I Nyoman menjelaskan, Dit Binmas Polda Kaltim lakukan sosialisasi di Pondok Pesantren Salafiyah Subulus Salam Balikpapan, Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqin, SMK Kartika V-I Balikpapan, Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan dan kawasan bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
"Untuk menanggulangi paham terorisme/radikalisme dan intoleransi harus memperkenalkan ilmu agama sebagai pondasi penting terkait perilaku dan keyakinan kepada Tuhan," jelasnya.
Dalam penanggulangan terorisme, dia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap aksi perdamaian yang dilakukan oleh pemerintah, organisasi maupun perseorangan.
"Menjaga persatuan dan kesatuan dengan kemajemukan juga perlu dilakukan untuk mencegah paham terorisme/radikalisme dan intoleransi," kata AKBP I Nyoman. (*)










.jpg)
