- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Banjir Rob Diabaikan Pemkot, Warga BK Swadaya Bangun Jalan Alternatif

Keterangan Gambar : Warga BK kerja bakti di trotoar jalan alternatif pada saat banjir rob untuk warga
ANALOGNEWS.id - Warga Kelurahan Bontang Kuala kembali melakukan swadaya memperbaiki trotoar jalan masuk kampung wisata Bontang Kuala, Selasa (5/8/2023).
Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) melakukan perbaikan trotoar yang terbuat dari papan kayu. Mereka menambal dan mengganti papan yang mulai rapuh.
Diketahui, jalan yang menjadi akses satu-satunya masuk di kampung wisata Bontang Kuala itu kerap banjir. Hampir tiap minggu jalan itu dilanda banjir air pasang atau rob.
Baca Lainnya :
- Galak Bontang Mawil Selatan Gelar Aksi Galang Dana Bantu Korban Kebakaran Pisangan0
- Jadi Kewenangan Provinsi, DPRD Bontang Dorong Pemkot Upayakan Insentif Guru0
- Kisruh Pengelolaan SPBN Tanjung Limau, Dua Perusahaan Sepakat Kerjasama0
- 3 Kepala OPD Mangkir, Rapat Pembahasan Jembatan SMP 5 Bontang Batal0
- BW Usulkan Nama 2 Tokoh Ini Jadi Nama Jalan0
Burhan, kordinator kegiatan mengatakan masyarakat terpaksa mencari solusi sendiri agar kegiatan warga Bontang Kuala tidak terhalang saat banjir rob.
"Ini inisiatif warga menggunakan dana sendiri. Tidak ada bantuan dari pemerintah," katanya.
Dia bilang, aktivitas warga terganggu setiap banjir rob. Menggunakan trotoar sebagai jalan alternatif menjadi satu-satunya solusi agar kegiatan warga bisa berjalan.
"Kerja bakti di trotoar jalan alternatif pada saat banjir rob untuk warga berangkat kerja ataupun pergi ke pasar," ucapnya.
Kepala Departemen Kepemudaan dan Sumberdaya Manusia MBKB Usman mengatakan, kerja bakti ini mereka lakukan dengan inisiatif sendiri. Tanpa bantuan anggaran pemerintah.
Dia pun berharap pemerintah memperhatikan hal itu, dan mencari solusi terkait banjir rob. Sebab, hal itu telah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
"Ini sudah lama dikeluhkan tapi tidak ada perhatian pemerintah," ungkapnya. (*)










.jpg)
