- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bahaya Ancaman Narkoba, Sekda Bontang Ajak Semua Pihak Bersinergi

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati
ANALOG NEWS - Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) yang digelar oleh BNN Kota Bontang, di Hotel Bintang Sintuk, pada Selasa (28/5/2024).
Dalam sambutannnya, Aji menyampaikan urgensi penanganan kejahatan narkoba sebagai salah satu bentuk problem sosial yang bersifat laten, dinamis, dan berskala transnasional.
Ia menekankan bahwa kejahatan narkoba bukan hanya merupakan ancaman lokal, tetapi juga menyentuh dimensi global dengan jaringan pelaku yang tersebar luas.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang segera Cari Plt Kepada Dinas Koperasi dan UMKM0
- Hari Nelayan Nasional, Pemkot Bontang Resmikan PPI TPI Tanjung Limau0
- Sosialisasi Undang-undang Ormas, Pemkot Bontang Harap Terwujud Pilkada Damai0
- Wisuda Akbar Penghafal Al-Quran, Wali Kota Bontang Apresiasi Anak Cerdas Spiritual0
- Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak0
Untuk mengantisipasi dinamika dan tantangan dari ancaman narkoba, Aji menyatakan bahwa pemerintah perlu membangun sistem penanganan yang komprehensif, integratif, dan berkelanjutan dengan optimalisasi sumber daya yang ada.
Meskipun tanggung jawab utama dalam penanganan narkoba berada pada pemerintah pusat, namun pemerintah daerah juga memiliki peran penting terutama dalam aspek pembangunan lain seperti kesehatan, sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Selanjutnya, Aji juga memaparkan tentang konsep Kabupaten/ Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN), yang merupakan kebijakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman narkoba. KOTAN diukur menggunakan indeks terkait dengan berbagai sektor, dan penerapannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan.
"Saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan sinergitas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam implementasi KOTAN. Terima kasih kepada semua yang hadir, dan saya berharap bahwa informasi yang disampaikan dapat membangun komitmen bersama dalam melawan ancaman narkoba, demi melindungi masyarakat Kota Bontang dan seluruh bangsa Indonesia,"tutupnya. (ADV)










.jpg)
