- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bahaya Ancaman Narkoba, Sekda Bontang Ajak Semua Pihak Bersinergi

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati
ANALOG NEWS - Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) yang digelar oleh BNN Kota Bontang, di Hotel Bintang Sintuk, pada Selasa (28/5/2024).
Dalam sambutannnya, Aji menyampaikan urgensi penanganan kejahatan narkoba sebagai salah satu bentuk problem sosial yang bersifat laten, dinamis, dan berskala transnasional.
Ia menekankan bahwa kejahatan narkoba bukan hanya merupakan ancaman lokal, tetapi juga menyentuh dimensi global dengan jaringan pelaku yang tersebar luas.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang segera Cari Plt Kepada Dinas Koperasi dan UMKM0
- Hari Nelayan Nasional, Pemkot Bontang Resmikan PPI TPI Tanjung Limau0
- Sosialisasi Undang-undang Ormas, Pemkot Bontang Harap Terwujud Pilkada Damai0
- Wisuda Akbar Penghafal Al-Quran, Wali Kota Bontang Apresiasi Anak Cerdas Spiritual0
- Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak0
Untuk mengantisipasi dinamika dan tantangan dari ancaman narkoba, Aji menyatakan bahwa pemerintah perlu membangun sistem penanganan yang komprehensif, integratif, dan berkelanjutan dengan optimalisasi sumber daya yang ada.
Meskipun tanggung jawab utama dalam penanganan narkoba berada pada pemerintah pusat, namun pemerintah daerah juga memiliki peran penting terutama dalam aspek pembangunan lain seperti kesehatan, sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Selanjutnya, Aji juga memaparkan tentang konsep Kabupaten/ Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN), yang merupakan kebijakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman narkoba. KOTAN diukur menggunakan indeks terkait dengan berbagai sektor, dan penerapannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan.
"Saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan sinergitas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam implementasi KOTAN. Terima kasih kepada semua yang hadir, dan saya berharap bahwa informasi yang disampaikan dapat membangun komitmen bersama dalam melawan ancaman narkoba, demi melindungi masyarakat Kota Bontang dan seluruh bangsa Indonesia,"tutupnya. (ADV)










.jpg)
