- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pemkot Bontang Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Aji Erlynawati: Pastikan Program Berdampak

Keterangan Gambar : Sekretaris Kota Bontang, Aji Erlynawati
ANALOG NEWS - Mewakili Wali Kota Bontang, Sekda Aji Erlynawati memimpin acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Rapat Utama Lt 2 Kantor Wali Kota Bontang , pada Senin pagi (27/5/2024).Dalam kesempatan ini, Sekda Aji Erlynawati menyampaikan urgensi dan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam merespons Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Upaya yang konvergen, holistik, dan integratif menjadi kunci dalam mencapai target yang ditetapkan, yakni menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada Tahun 2024.
"Perpres ini memberikan landasan hukum yang kuat untuk memperkuat kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting," ungkap Sekda Aji Erlynawati.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Sunarto, serta sejumlah pejabat terkait seperti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ,Dasuki, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lukman, dan kepala OPD, Camat dan Lurah turut hadir dalam rapat tersebut.
Rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi komitmen bersama dalam upaya penurunan stunting di Kota Bontang.
"Saya berharap apa yang telah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya dapat menghasilkan dampak yang signifikan, mengingat anggaran yang cukup besar telah dialokasikan untuk ini," ungkap Sekda Aji Erlynawati.
Dalam rapat tersebut, Sekda juga mengajak seluruh peserta untuk memberikan data dan informasi yang akurat dan berinovasi dalam upaya mempercepat penurunan stunting di Kota Bontang.
"Kita harus memastikan bahwa program-program yang telah kita lakukan memiliki dampak yang signifikan dalam penurunan prevalensi stunting. Mari kita berupaya lebih keras untuk memastikan bahwa program ini memberikan hasil yang nyata, serta merencanakan langkah-langkah yang akan diambil dalam beberapa bulan ke depan," ujarnya.
Beberapa point penting yang dibahas dalam rapat yakni Paparan kegiatan TPPS, Penyampaian Aksi 8 Konvergensi , Persiapan Pelaksanaan Intervensi Serentak ( Operasi Timbang ). (ADV)










.jpg)
