- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Asrama Polisi di Makassar Kebakaran, 36 Rumah Petak Ludes

Keterangan Gambar : Asrama Polisi di Jalan Veteran Makassar Kebakaran, Rabu 20 April 2022.
ANALOGNEWS.id - Sebanyak 36 unit rumah petak di wilayah Asrama Polisi (Aspol) Perintis dilalap si jago merah jelang waktu berbuka puasa di Jalan Veteran Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 23 unit armada. Rinciannya, 15 unit dari Mako Damkar, dibantu empat unit dari posko timur, dua unit Posko Malengkeri, dan dua unit dari Carester posko Ujung Tanah diperbantukan memadamkan api.
"Kendala saat pemadaman tidak terlalu banyak, karena lokasinya kebetulan yang terbakar di pinggir jalan raya. Cuma jenis (rumah) mudah terbakar, jadi agak cepat menyebar apinya," ujar Danton I Damkar Makassar, Andi Akbar Iksan di sela pemadaman api, Rabu petang 20 April 2022 dikutip suarasulsel.
Baca Lainnya :
- Kantor Bupati Halmahera Selatan Kebakaran, Api Nyaris Melahap Seluruh Bagian Atap Gedung0
- Rizky Billar dan Lesty Kejora Datangi Bareskrim Polri dengan Membawa Koper Berisi Uang0
- Prabowo Duet Erick Tohir Bikin Holding BUMN Petahanan0
- Menkeu Sebut Rp202 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank, Provinsi Ini Terbesar0
- Fokus Energi Terbarukan, Lembaga Keuangan Internasional Kurangi Pembiayaan ke Bisnis Batu Bara0
Dia bilang, saat ini penyebab kebakaran belum diketahui pasti, karena ada suara letusan-letusan saat proses pemadaman api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
"Penyebabnya, kita tidak tahu, entah dari petasan atau dari listrik (arus pendek). Kami belum dapat informasi," papar Akbar.
Sementara, data yang berhasil dihimpun tim pemadam kebakaran dari Kepala Asrama, jumlah yang terbakar sebanyak 36 unit rumah petak. Dengan luas objek terbakar sekitar 60x120 meter persegi. Kejadian sekitar pukul 17.00 Wita dan berhasil dikuasai pukul 18.14 Wita.
Sejauh ini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Tetapi sumber api pertama kali muncul, menurut keterangan warga setempat, berasal dari salah satu rumah warga. Pada bagian atap, lalu membesar kemudian menjalar ke bangunan rumah lainnya di asrama polisi setempat.
Saat kobaran api semakin membesar, hingga melalap rumah di sekitarnya, terdengar beberapa kali letusan, diduga salah satu rumah di asrama polisi itu menjual petasan.
Salah seorang warga asrama, Hendra menuturkan, asal api berada di rumah ujung, kemudian langsung membesar. Sejumlah warga langsung panik. Lalu bergegas menyelamatkan barang-barang berharga.
Ia mengungkapkan, asrama polisi perintis di Jalan Veteran ini paling lama, rata-rata yang berdomisili pensiunan polisi. Ada juga rumah yang jual petasan ikut terbakar.
"Tadi kejadian pas mau buka puasa, waktu-waktunya masak-masak orang. Habis semua ini. Tadi banyak suara letusan-letusan, api kemudian cepat merambat. Kita belum tahu ini mau mengungsi ke mana, intinya awal mula api dari atap rumah ujung itu," ungkapnya.
Saat ini api sudah dikendalikan, dan polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab musibah kebakaran tersebut. (*/An)










.jpg)
