- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ananda Moeis Beri Pembekalan SDM ke PKH

Keterangan Gambar : Agenda Pembekalan SDM PKH
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kaltim melaksanakan kegiatan pembekalan SDM program keluarga harapan (PKH) terkait penanganan stunting dan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.
Kegiatan ini mengangkat tema "Mengoptimalkan peran SDM PKH dalam pelaksanaan P2K2 serta penanganan dan pencegahan stunting peserta program keluarga harapan".
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini. Dia mengatakan, dirinya memberikan penguatan dan masukan kepada para pendamping atau SDM PKH.
Baca Lainnya :
- Rapat Kordinasi Kepala Daerah, Norhayati Usman Sebut Langkah Awal Hasilkan Kinerja yang Baik0
- Empat Pimpinan DPRD Kaltim Komitmen Dukung Pengembangan Sektor Pertanian0
- Hamas Apresiasi Langkah Pj gubernur Komunikasi Intens ke Seluruh Kepala Daerah0
- Tanah Kelompok Tani Dicaplok Perusahaan di Berau, Komisi I DPRD Kaltim Gelar RDP0
- HUT Brimob ke 78, Legislator Kaltim: Dalam Bertugas Utamakan Keselematan Bangsa dan Negara0
Menurutnya, pendamping PKH adalah pekerjaan yang sangat mulia, karena mereka terjun langsung ke masyarakat memberikan semangat serta motivasi.
"Kita meminta masukan pada mereka, apa nih yang dibutuhkan oleh pendamping-pendamping PKH ini. Banyak masukan dari mereka," kata Ananda,belum lama ini.
Ananda meminta agar pemerintah memberikan support kepada pendamping PKH yang mana status mereka merupakan pegawai honorer, agar diperhatikan terkait jaminan kesehatannya.
Selain itu, dirinya juga berharap kepada pemerintah agar memberikan apresiasi kepada mereka agar bisa meningkat kesejahteraannya, termasuk dijadikan pegawai P3K atau ASN.
"Salah satu terciptanya SDM yang berkualitas itu salah satunya dari mereka, itu yang kita berikan motivasi," jelasnya.
Dengan adanya penanganan stunting oleh para pendamping PKH di masing-masing daerah, dirinya berharap tidak ada lagi stunting di Kaltim sehingga pada akhirnya bisa mewujudkan Indonesia emas.
Dirinya menekankan kembali, agar pemerintah memperhatikan SDM PKH, karena dalam bekerja melayani masyarakat bahkan tidak mengenal waktu.
"Mereka siapa yang memperhatikan, ya kita. Harapan saya itu agar mereka lebih diperhatikan lagi," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
