- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
12 OPD Masih Kosong, Pemkab Kukar Segera Buka Seleksi Jabatan Tinggi Pratama

Keterangan Gambar : Sunggono, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal bersiap melaksanakan seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) bagi 12 OPD yang masih memiliki kekosongan jabatan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengumumkan bahwa seleksi ini akan dibuka pada akhir April 2024, setelah mendapatkan persetujuan dari KemenPAN/RB RI dan KASN.
Seleksi ini akan mencakup jabatan di Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Pariwisata.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Kecamatan Muara Wis Perkuat Langkah Pencegahan Stunting0
- Pemdes Kelekat Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Warga0
- Pembenahan Jalan Desa Sambera Baru, Janjikan Kesejahteraan bagi Masyarakat 0
- DPMD Kukar Fokus Jalankan Program Pendekar Idaman0
- Revolusi Madu Kelulut di Desa Teluk Dalam0
Kata Sunggono, proses seleksi ini bertujuan untuk menemukan kandidat yang kompeten dan memiliki visi untuk memajukan pemerintahan daerah.
"Kami mengajak ASN yang dapat memenuhi syarat untuk mengambil kesempatan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah kita," kata Sunggono, Sabtu (6/4/2024).
Pemkab Kukar mengharapkan seleksi ini memilih pemimpin-pemimpin baru yang inovatif dan mampu meningkatkan kinerja pemerintahan.
"Karena pemilihan ini sifatnya terbuka, mudah-mudahan terpilih calon pimpinan yang benar-benar kompeten di bidangnya," pungkas Sunggono. (Adv)










.jpg)
