- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Yuli Sapang Dorong Pemerintah Kutai Timur untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat Usia Produktif

Keterangan Gambar : Yuli Sa
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – DPRD Kutai Timur menekankan pentingnya peningkatan keterampilan masyarakat usia produktif sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran.
Yuli Sa'pang, anggota DPRD Kutim mendorong pemerintah setempat melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk menyediakan berbagai program pelatihan yang dapat memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Anggaran yang ada di Kutim cukup besar dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai pelatihan keterampilan," ungkap Yuli Sa'pang.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Beri Solusi dari Keluhan Pelaku UMKM0
- DPM-PTSP Bontang Buka Tenant Pelayanan Dinas Kesehatan0
- Aspiannur: DPM-PTSP Bontang Kerap Membina Pelaku Usaha0
- DPM-PTSP Bontang Optimalkan Pelayanan Pengaduan0
- Pelayanan Online DPM-PTSP Bontang0
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar masyarakat dapat membuka lapangan pekerjaan secara mandiri dan bersaing di pasar kerja.
Menurut Sa'pang, pemerintah juga perlu menjalin kerja sama dengan lembaga terkait, seperti Balai Tenaga Kerja, untuk memperluas peluang pelatihan. Ia mencontohkan pelatihan tata boga yang dapat bermanfaat bagi ibu rumah tangga, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Sa'pang mendukung penganggaran pelatihan tersebut, mengingat tingginya angka pengangguran di Kutai Timur. Dengan pelatihan yang tepat, ia berharap masyarakat lokal dapat memperoleh pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan daerah.
"Pelatihan ini dapat menjadi solusi konkret untuk menekan angka pengangguran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," tambahnya. (Adv)

Views: 790










.jpg)
