- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tahun Politik Dianggap Samsun Sebagai Moment untuk Bergotong Royong

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Samsun. (Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Samsun menekankan pentingnya budaya gotong royong diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Gotong royong merupakan bagian dari budaya Indonesia yang telah ada sejak zaman nenek moyang, sehingga perlu untuk ditumbuhkan lagi dan digerakkan dalam masyarakat.
Samsun mengatakan bahwa, budaya gotong royong sudah semakin sulit ditemukan khususnya di perkotaan, hal ini seiring dengan pergeseran budaya yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi informasi yang juga memiliki sisi negatif.
Baca Lainnya :
- Anggaran Pemindahan Telah Disetujui, Gedung Uji Kir Bonles Belum Difungsikan0
- Kasus Kekerasan pada Anak, Abdul Malik: Tindak Pencegahan Dibutuhkan Kesadaran Semua Pihak 0
- Festival Kuliner Kue Tetu, Amir: Semoga jadi Agenda Tahunan0
- Pekerja Proyek Pembangunan Terminal Tak Pakai APD, DPRD akan Sanksi Pengawas0
- Longsor di RT 53 Berbas Tengah, Amir Minta Pemerintah Segera Turun Tangan0
“Budaya gotong royong ini memudahkan bangsa Indonesia untuk bersatu melawan semua tantangan yang hendak merusak persatuan dan kesatuan bangsa, karena itu harus ditumbuhkan, khususnya pada generasi muda," kata Samsun.
Kemudian, Politisi PDI-Perjuanag ini juga berharap, dalam tahun politik menghadapai Pemiku 2024, agar masyarakat tidak terbelah sehingga menimbulkan perpecahan.
Perbedaan, kata dia, menjadi perekat kebhinekaan antar sesama anak bangsa. Sehingga jangan sampai terbelah yang menimbulkan perpecahan.
"Jadikan perbedaan sebagai perekat, Pemilu adalah pesta demokrasi, jangan sampai terjadi perpecahan. Ini momentum kita untuk bergotong royong," kata dia. (Adv)










.jpg)
