- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kasus Kekerasan pada Anak, Abdul Malik: Tindak Pencegahan Dibutuhkan Kesadaran Semua Pihak
.jpg)
Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Maraknya kasus kekerasan pada anak di Kota Bontang mendapat sorotan dari DPRD.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik mengatakan, kasus kekerasan pada di Kota Bontang bukan satu atau dua kali saja terjadi, tapi berulang.
Dia bilang, secara norma kekerasan pada anak tidak benarkan, itu semua orang tahu tapi masih saja terjada.
Baca Lainnya :
- Festival Kuliner Kue Tetu, Amir: Semoga jadi Agenda Tahunan0
- Pekerja Proyek Pembangunan Terminal Tak Pakai APD, DPRD akan Sanksi Pengawas0
- Longsor di RT 53 Berbas Tengah, Amir Minta Pemerintah Segera Turun Tangan0
- Daya Serap Anggaran Minim, Salehuddin Dorong Disdikbud Kelolah Program dengan Baik0
- Keluhan Warga Terkendala Regulasi, Amir Tosina Minta Peralihan Aset Digenjot0
Menurut Abdul Malik, persoalan ini tak lepas dari faktor lingkungan. Kata dia, yang harus menjadi perhatian semua pihak ialah fenomena apa yang sedang terjadi di masyarakat. Kenapa kasus kekerasan pada anak masih kerap terjadi.
"Persoalan ini tidak lepas dari lingkungan. Kasusu seperti ini bukan kali ini saja terjadi. Yang harus diperhatikan adalah fenomena apa di sosial masyarakat kita saat ini,” kata politisi PKS itu kepada awak media beberapa waktu lalu.
Abdul Malik menuturkan, untuk meminimalisir kasus kekerasan pada anak, yang perlu diperhatikan ialah proses pendidikan anak. Baik di sekolah, lingkungan bahkan di dalam rumah.
“Yang menjadi catatan adalah seorang ayah harus berperan sebagai ayah sebagaimana juga seorang ibu perannya sebagai ibu terhadap putra putrinya,” ujarnya.
Dia bilang, persoalan ini tak cukup hanya bertumpuh pada satu pihak saja, tapi semua pihak harus melakukan upaya pencegahan.
"Semua pihak harus terlibat, baik dari orang tua, lingkungan, masyarakat dan para penyelenggara pemerintah," ucapnya.
Dia berharap, muncul kesadaran bersama baik sebagai orang tua baik sebagai tokoh pemimpin lingkungan di sekitarnya. Baik tingkat RT, rumah ibadah, kemudian sisi pengawasan dari pemerintahan untuk menciptakan lingkungan yang aman juga dibutuhan peran aktif pemerintah.
"Bahkan peran media dalam memberikan edukasi juga sangat penting dan sangat kami harapkan,” kata Abdul Malik. (*)










.jpg)
